Kompas.com - 07/02/2017, 22:12 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

MALANG, KOMPAS.com - Kantor Imigrasi Kelas 1 Malang, Jawa Timur, mengamankan seorang warga negara Austria karena diduga menyalahgunakan administrasi keimigrasian, Selasa (7/2/2017).

Warga asing berinisial NS (61) itu diduga melanggar Pasal 122 huruf A Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas 1 Malang Baskoro Dwi Prabowo menjelaskan, NS masuk ke Indonesia dengan menggunakan visa on arrival (VOA).

Namun, petugas Imigrasi Malang mendapatinya sedang membantu istrinya menjalankan bisnis.

"Diduga telah melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian, yakni memakai visa kunjungan untuk membantu istrinya menjual alat kesehatan," kata Baskoro, Selasa.

Istri NS merupakan warga negara Indonesia. Selama ini, istrinya yang berinisial HW menjalankan bisnis sebagai pemilik PT MDS, sebuah perusahaan yang menjadi agen tunggal penjualan alat kesehatan asal Jerman di Kota Malang. Perusahaan tersebut ada di Kecamatan Lowokwaru.

Dalam bisnis tersebut, NS menjadi penghubung antara istrinya dan perusahaan di Jerman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tersangka memiliki peranan sebagai penghubung PT MDS dengan produsen alat kesehatan di Jerman," kata Baskoro.

NS dan HW menikah pada 2003. Keduanya lantas mendirikan PT MDS. Sejak menikah, NS tidak pernah menggunakan izin tinggal sementara (ITAS) yang bisa digunakannya untuk tinggal lebih lama.

Selama ini NS hanya menggunakan visa kunjungan untuk menjenguk istrinya sambil membantu bisnisnya.

Sejak tahun 2015, sudah delapan kali NS keluar-masuk Indonesia. Terakhir, ia datang sekitar dua minggu yang lalu hingga akhirnya tertangkap karena ketahuan menyalahi administrasi keimigrasian.

"Saat ditangkap sedang beres-beres karena infonya ruko yang dijadikan kantor akan pindah," ujar Baskoro.

Saat ini, Kantor Imigrasi Malang masih mendalami kasus tersebut sebelum menentukan tindakan selanjutnya kepada NS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.