Sakit, Dahlan Iskan Absen Pemeriksaan Perdana Kasus Mobil Listrik

Kompas.com - 06/02/2017, 10:43 WIB
Perwakilan keluarga Dahlan Iskan memberikan surat pemberitahuan ke Kantor Kejati Jatim, Senin (6/2/2017). Kontributor Surabaya, Achmad FaizalPerwakilan keluarga Dahlan Iskan memberikan surat pemberitahuan ke Kantor Kejati Jatim, Senin (6/2/2017).
|
EditorErlangga Djumena

SURABAYA, KOMPAS.com - Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, dijadwalkan menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka, terkait kasus dugaan korupsi mobil listrik, Senin (6/2/2017) di kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim). Namun Dahlan tidak datang karena alasan sakit.

Melalui pihak keluarga, Dahlan mengirim surat pemberitahuan tidak dapat memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) di kantor Kejati Jatim. Surat pemberitahuan itu dibawa oleh Miratul Mukminin, perwakilan keluarga.

"Selain karena masalah kesehatan, Pak Dahlan juga belum menunjuk pengacara dalam kasus ini," katanya.

Karena hari ini tidak datang dalam pemeriksaan, kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Richard Marpaung, maka pemeriksaan kepada Dahlan Iskan dijadwal ulang.


"Mungkin pekan depan kami jadwalkan pemeriksaan lagi," ucapnya.

Richard mengatakan, ada lima penyidik dari Kejagung yang datang ke kantor Kejati Jatim hari ini untuk memeriksa Dahlan Iskan. "Karena kasus ini memang ditangani kejagung," katanya.

Dalam kasus mobil listrik, Dahlan ditetapkan tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan (Sprindik) yang dikeluarkan Kejagung pada 26 Januari lalu.

Sprindik itu terkait dugaan korupsi pengadaan 16 unit mobil jenis electric mikrobus dan electric executive bus pada PT BRI (Persero) Tbk, PT Perusahaan Gas Negara (PGN), dan PT Pertamina (persero).

Dalam dugaan korupsi itu, negara disebut mengalami kerugian hingga Rp 32 miliar.

Kejagung sudah menjadikan dua orang sebagai terdakwa dalam kasus itu. Yakni pembuat mobil listrik, Dasep Ahmadi, dan Kepala Bidang Kemitraan Bina Lingkungan BUMN, Agus Suherman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X