Kompas.com - 02/02/2017, 17:03 WIB

CIREBON, KOMPAS.comAgus Suwarno, seorang kakek berusia 69 tahun, berjalan kaki menuju Jakarta. Kakek enam cucu ini menempuh puluhan bahkan ratusan kilometer dari Jepara, Jawa Tengah, untuk menemui Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso.

Pria yang bernama lengkap Agus Suwarno itu memulai misinya sejak 23 Januari lalu, demi mengampanyekan bahaya dan maraknya peredaran narkotika. Genap sepuluh hari sudah, Agus keluar rumah dari Desa Senenan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Agus tiba di kantor BNN Kota Cirebon, Rabu (2/2/2017) siang. Dia berjalan kaki puluhan bahkan ratusan kilometer demi sebuah misi dan tujuan mulia.

Di hadapan petugas dan sejumlah awak media, dia hendak menemui Kepala BNN Budi Waseso. Dia mengungkapkan keprihatinannya terhadap peredaran narkoba yang kian marak, terutama di daerahnya, Jepara.

“Motivasi saya supaya narkoba ditangani dengan serius. Jadi tidak anget-anget kotoran ayam. Menurut saya, saat ini kurang baik. Sudah jadi rahasia umum, oknum aparatnya sendiri banyak yang terlibat,” kata dia.

Layaknya pejalan kaki pada umumnya, Agus mengenakan spanduk untuk menginformasikan apa yang sedang dilakukannya pada banyak orang. Spanduk di bagian depan bertuliskan “Dimas Kanjeng Narkoba Minggatlah Dari Nusantara, sementara bagian belakang “Narkoba Merusak Generasi Bangsa”.

Tak hanya tulisan, dia juga membawa sejumlah surat izin dari pihak RT/RW hingga desa setempat. Dengan perbekalan uang dan pakaian seadanya, Agus sudah berhasil melewati sejumlah daerah selama sepuluh hari.

“Nanti kalau ketemu Pak Budi Waseso, saya minta di daerah-daerah diperhatikan lagi supaya punya kantor sendiri, dan menangani narkoba dengan serius. Terutama Jepara, yang tidak punya sama sekali kantor BNN,” harapnya.

Kepala BNN Kota Cirebon, Yayat Sosyana, mengaku sangat kagum dan bangga terhadap keprihatinan dan semangat Agus Suwarno. Dia berharap upaya pemberantasan narkoba tidak hanya dari pemerintah, melainkan dari rakyat dengan beragam cara.

“Saya salut dan kagum dengan beliau (Agus Suwarno). Dia membuktikan bahwa peran memerangi narkoba tak hanya para petugas, melainkan seluruh masyarakat. Masyarakat berperan aktif, narkoba akan lenyap. Tentu dengan cara masing-masing,” kata Yayat.

Agus memutuskan jalan kaki menuju jakarta demi membela dan menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba.

(Baca juga: BNN Duga Jaringan Pakistan yang Ditangkap di Jepara Beroperasi sejak 2012)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.