10 Pendaki Gunung Bawakaraeng Ditemukan dalam Keadaan Lemas

Kompas.com - 31/01/2017, 15:16 WIB
Tim Searc and Rescue (SAR) gabungan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tengah berusaha menembus cuaca buruk guna penyelamatan pendaki yang terjebak di gunung Bawakaraeng. Selasa, (31/1/2017). KOMPAS.com / ABDUL HAQTim Searc and Rescue (SAR) gabungan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tengah berusaha menembus cuaca buruk guna penyelamatan pendaki yang terjebak di gunung Bawakaraeng. Selasa, (31/1/2017).
|
EditorErlangga Djumena

GOWA, KOMPAS.com - Sepuluh pendaki yang terjebak di gunung , Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan berhasil dievakuasi oleh tim Search and Rescue (SAR) gabungan pada pukul 11.30 Wita. Selasa, (31/1/2017). Para korban yang di antaranya seorang bocah berusia sepuluh tahun kini tengah mendapatkan perawatan medis oleh tim SAR.

Tim SAR yang melakukan pencarian awalnya hanya berhasil menemukan empat orang, Rama (10), Aldian (18), Lutfi (21), dan Wantu (20) pada pukul 02.00 Wita dini hari di pos 5. Empat orang lainnya berhasil ditemukan setelah tim SAR melakukan penyisiran di pos 6 pada pukul 11.00 Wita.

"Kami terkendala kabut tebal dan cuaca buruk, terakhir tim menemukan mereka setelah kami sisir pos enam dan mereka semuanya dalam kondisi lemas," kata Rahmat, anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Rescue Tirta Sahabat Alam Makassar.

Para korban dievakuasi melalui jalur evakuasi cepat, Bululea. Dari Bululea mereka dievakuasi menggunakan pickup menuju pos utama tim SAR di Dusun Lembanna, Desa Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong.

Korban sendiri mengaku sudah kelelahan akibat cuaca buruk ditambah ransum mereka telah habis.

"Saya sudah pasrah karena sudah tak bisa lagi bergerak jadi semua perlengkapan kami tinggalkan diatas," kata Hendrik Saputra yang sebelumnya berhasil menorobos cuaca buruk untuk meminta bantuan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Terlibat Pengeroyokan dan Perusakan Acara Midodareni di Solo, 2 Orang Diamankan

Diduga Terlibat Pengeroyokan dan Perusakan Acara Midodareni di Solo, 2 Orang Diamankan

Regional
Pengendara Motor Berusia 65 Tahun Tersesat di Jalan Tol, Begini Kronologinya

Pengendara Motor Berusia 65 Tahun Tersesat di Jalan Tol, Begini Kronologinya

Regional
Ridwan Kamil Resmi Mendaftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Ridwan Kamil Resmi Mendaftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Regional
Wakil Bupati Way Kanan dan 2 Pejabat Pemkab Positif Covid-19, Kantor Ditutup 4 Hari

Wakil Bupati Way Kanan dan 2 Pejabat Pemkab Positif Covid-19, Kantor Ditutup 4 Hari

Regional
Ayah Tega Cabuli Anak Tiri Saat Rumah Sepi, Korban Kini Hamil 8 Bulan

Ayah Tega Cabuli Anak Tiri Saat Rumah Sepi, Korban Kini Hamil 8 Bulan

Regional
Sekolah Tatap Muka di Salatiga Dimulai September

Sekolah Tatap Muka di Salatiga Dimulai September

Regional
'Saya Sangat Mengenal Beliau karena Kami Kawan sejak SMA'

"Saya Sangat Mengenal Beliau karena Kami Kawan sejak SMA"

Regional
Napi Kasus Narkoba Bakal Menghuni Lapas Nusakambangan Seorang Diri

Napi Kasus Narkoba Bakal Menghuni Lapas Nusakambangan Seorang Diri

Regional
18 Orang Karyawan PT Bukit Asam dan Keluarganya Positif Covid-19

18 Orang Karyawan PT Bukit Asam dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Resmi Dibuka, Lapas Narkotika Purwokerto Siap Tampung 270 Napi

Resmi Dibuka, Lapas Narkotika Purwokerto Siap Tampung 270 Napi

Regional
Heboh, Lahir Seekor Sapi Berkepala Dua dan Bermata Empat

Heboh, Lahir Seekor Sapi Berkepala Dua dan Bermata Empat

Regional
PSI Bakal Sumbangkan 15.000 Suara untuk Paslon Gibran-Teguh di Pilkada Solo 2020

PSI Bakal Sumbangkan 15.000 Suara untuk Paslon Gibran-Teguh di Pilkada Solo 2020

Regional
Fakta Pembunuhan di Puskesmas Bangkalan, Pembesuk Tewas Ditusuk Pisau, Motif Cemburu

Fakta Pembunuhan di Puskesmas Bangkalan, Pembesuk Tewas Ditusuk Pisau, Motif Cemburu

Regional
Tegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras Lepas Headset, 3 Polisi di Papua Dikeroyok

Tegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras Lepas Headset, 3 Polisi di Papua Dikeroyok

Regional
3 Polisi di Papua Dikeroyok Gara-gara Menegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras

3 Polisi di Papua Dikeroyok Gara-gara Menegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X