Peras Kepala Sekolah, Dua Pria Ini Jual Paksa Jam Dinding Rp 400.000

Kompas.com - 31/01/2017, 06:14 WIB
Modus jual jam dinding Rp 400.000, dua pria memeras ratusan kepala sekolah, Senin (30/1/2017) Kontributor Medan, Mei LeandhaModus jual jam dinding Rp 400.000, dua pria memeras ratusan kepala sekolah, Senin (30/1/2017)
|
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com - Dua pria berinisial HR dan SB, keduanya warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, diringkus Unit Tipikor Satreskrim Polres Asahan karena memerasa para kepala sekolah di Kabupaten Asahan, Senin (30/1/2017).

Kedua pelaku dalam beraksi selalu mengaku sebagai wartawan atau anggota LSM. Mereka mendatangi sekitar 450 sekolah yang mendapat dana BOS.

Dengan modus menjual jam dinding bergambar bupati dan wakil bupati Asahan dan denah sekolah, kedua pelaku memeras para kepala sekolah.

"Kedua pelaku melakukan pemerasan dan pungli, modusnya menjual jam dinding bergambar seharga Rp 250.000 sampai Rp 400.000. Mereka memaksa para kepala sekolah untuk membeli jam tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Bayu Putra Samara.

Dari hasil penjualan jam dan denah sekolah, lanjut Bayu, kedua pelaku mendapat untung ratusan juta.

Dia mengungkapkan, banyak pemerasan dan pungli terjadi karena maraknya penyelewengan dalam penggunaan dana BOS.

Akibat perbuatan pelaku, pihak sekolah mengalami kerugian hingga Rp 200 juta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kedua pelaku kita dikenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Kedua pelaku kita amankan dan lakukan penahanan," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X