Menaker Sebut Ada 74.000 Tenaga Kerja Asing di Indonesia

Kompas.com - 29/01/2017, 18:38 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri  saat berkunjung di Banyuwangi Sabtu (28/1/2017) Kontributor Banyuwangi, Ira RachmawatiMenteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri saat berkunjung di Banyuwangi Sabtu (28/1/2017)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan, saat ini ada 74.000 tenaga kerja asing di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21.000 di antaranya berasal dari China.

Hanif mengatakan, jumlah tenaga kerja asing di Indonesia masih terkendali. Ia membandingkan dengan jumlah warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri yang jumlahnya lebih banyak.

"Seperti di Malaysia, ada 2 juta orang (WNI), di China ada 153.000 orang, dan Taiwan ada sekitar 200.000 orang. Termasuk di Makau sebanyak 16.000 orang," kata Hanif saat berkunjung ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (28/1/2017).

Oleh sebab itu, Hanif mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir soal isu maraknya tenaga kerja asing asal China yang masuk ke Indonesia. "Percaya saja pada pemerintah," kata dia.

Terkait informasi adanya pekerja asal China di Sulawesi yang bertransaksi dengan mata uang yuan, Hanif mengatakan bahwa hal itu sama dengan ketika WNI menggunakan rupiah untuk transaksi di Mekkah saat musim haji.

"Di Mekkah juga ada yang bertransaksi dengan rupiah. Intinya adalah selama legal dan tidak melanggar aturan, ya tidak masalah. Tapi jika ilegal dan melanggar peraturan, pasti akan kami tindak tegas," kata dia.

Ia memastikan bahwa pemerintah Indonesia tetap memprioritaskan tenaga kerja dari dalam negeri untuk bekerja di negaranya sendiri.

Ia juga meminta agar masyarakat tidak begitu saja percaya dan terprovokasi oleh berita yang beredar di media sosial yang berkaitan dengan tenaga kerja asing.

"Harus tabayun lebih dahulu. Sejak saya menjabat menteri, sudah tiga kali diserang isu yang berkaitan dengan tenaga kerja asing," kata dia.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

Regional
30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

Regional
Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Regional
3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

Regional
Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Regional
3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

Regional
Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Regional
Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Regional
Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak

Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak

Regional
Dipanggil Bawaslu karena Kampanye Petahana, Camat: Saya Baru Tahu Aturan Ini

Dipanggil Bawaslu karena Kampanye Petahana, Camat: Saya Baru Tahu Aturan Ini

Regional
Terungkap, Hanya 4 Pembina yang Dampingi 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai

Terungkap, Hanya 4 Pembina yang Dampingi 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai

Regional
Dampak Banjir di Jakarta, KA Tujuan Jateng dan Jatim Terlambat 3 Jam, Sebagian Belum Diberangkatkan

Dampak Banjir di Jakarta, KA Tujuan Jateng dan Jatim Terlambat 3 Jam, Sebagian Belum Diberangkatkan

Regional
Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Regional
Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Regional
Tempe Mendoan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Tempe Mendoan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X