Kompas.com - 24/01/2017, 19:38 WIB
Rektor UII Harsoyo (baju batik biru) saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan inaiden GC Kontributor Yogyakarta, Wijaya KusumaRektor UII Harsoyo (baju batik biru) saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan inaiden GC
|
EditorErlangga Djumena

SLEMAN,KOMPAS.com - Universitas Islam Indonesia (UII) melakukan pengecekan kesehatan terhadap 34 mahasiswa peserta Great Camping di Rumah Sakit Jogja International Hospital (JIH). Dari 34 mahasiswa terdapat 5 mahasiswa yang dirawat inap di JIH.

"Saat ini prioritas utama UII adalah pemulihan kesehatan 34 mahasiswa peserta diksar Great Camping," ujar Rektor UII, Harsoyo dalam jumpa pers, Selasa (24/01/2017).

Menurut dia, langkah tersebut untuk memastikan para peserta diksar dalam kondisi baik. Namun, saat ini ada 5 mahasiswa yang dirawat inap di JIH.

"Itu keinginan mereka sendiri untuk di observasi kesehatannya," ucapnya.

Prioritas kedua, lanjutnya adalah pendampingan dan komunikasi dengan seluruh peserta maupun keluarga, terutama keluarga almarhum Syaits Asyam dan almarhum Ilham Nurfadmi Listia Adi.

Hal itu agar keluarga korban mengetahui perkembangan masalah ini. "Salah satu pendampingan sudah dilakukan kepada keluarga almarhum Ilham Nurfadmi Listia Adi baik dalam proses pelaporan kepolisi, otopsi hingga pengurusan jenazah ke tujuan," katanya.

Saat ini lanjut dia, UII sedang menyusun laporan yang akan disampaikan kepada pihak -pihak berkepentingan, seperti Kopertis Wilayah V dan Ombudsman Republik Indonesia perwakilan DIY.

"UII juga sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian dalam rangka kelancaran penyidikan insiden ini dari sisi hukum," sebutnya.

Ia mengungkapkan, berdasar pengakuan peserta saat ditemui tim investigasi saat pemeriksaan kesehatan di JIH, memang ada indikasi kekerasan di kegiatan GC. Namun demikian pihaknya masih melakukan pendalaman lebih mendalam.

"Dari laporan itu, UII terus melakukan pendalaman untuk mengetahui secara lebih detail bentuk kekerasan yang terjadi," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tiga mahasiswa UII peserta Diksar Great Camping (GC) Mapala UII meninggal dunia. Tiga mahasiswa ini yakni Muhammad Fadhli, mahasiswa Teknik Elektro, Syaits Asyam mahasiswa Teknik Industri dan Ilham Nurfadmi Listia Adi (20) mahasiswa jurusan Hukum Internasional. Ketiga mahasiswa yang meninggal merupakan mahasiswa angkatan 2015.

Baca: Sebelum Meninggal, Mahasiswa UII Mengaku Dipukuli Saat Diksar Mapala

Kompas TV Usai Ikut Kegiatan Mapala, 3 Mahasiswa UII Tewas
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.