Kasus Kepemilikan Narkoba, Sekda Jadi Tersangka

Kompas.com - 24/01/2017, 16:47 WIB
. thinkstock.
EditorCaroline Damanik

TANJUNG KARANG, KOMPAS — Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menetapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus Muklis Basri (57), PNS Provinsi Lampung Oktarika (29), dan seorang karyawan swasta Doni Lesmana (34) sebagai tersangka atas kasus kepemilikan psikotropika. Posisi Muklis Basri untuk sementara waktu akan diisi Wakil Bupati Tanggamus Samsul Hadi.

Menurut Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Komisaris Besar Abrar Tuntalanai, Senin (23/1/2017), di Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, hasil tes urine ketiganya negatif. Namun, mereka terbukti menyimpan dan memiliki pil happy five yang termasuk golongan psikotropika.

Ketiga tersangka itu masuk kamar hotel sejak Sabtu (21/1) siang. Hotel itu dipesan Muklis Basri. Menurut Abrar, pada malam hari ketiganya berkumpul di kamar 207, dan di kamar itu Doni memberikan pil happy five kepada Muklis Basri dan Oktarika masing-masing dua pil. Pil itu bukan pesanan kedua orang itu karena Doni memberikan pil begitu saja tanpa meminta bayaran.

"Dari keterangan Doni, pil happy five didapat dari sebuah klub malam di Jakarta. Tidak ada transaksi jual beli psikotropika di sana karena Doni memberikan pil itu cuma-cuma," ujarnya.

Ditanya mengenai kegiatan yang dilakukan para tersangka di kamar hotel, Abrar menuturkan, ketiganya hanya bertemu untuk berbincang-bincang. "Kami konsen pada kasus kepemilikan psikotropika," ujarnya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Samsul Hadi memastikan Pemerintahan Kabupaten Tanggamus tetap berjalan normal. "Untuk satu hari hingga dua hari ke depan, saya akan mengambil alih tugas sekretaris daerah. Ini bersifat sementara sambil menunggu petunjuk dari pemerintah pusat dan provinsi," ujarnya.

Meski mengaku prihatin atas kasus tersebut, Samsul mengatakan, terbuka kemungkinan Pemkab Tanggamus memberikan bantuan pendampingan hukum bagi Muklis.

Sementara itu, pengelola Hotel Emersia hingga kemarin siang belum memberikan keterangan terkait penangkapan Sekda Tanggamus di Hotel Emersia. Seorang karyawan yang ditemui Kompas mengatakan tidak berhak memberikan keterangan dan meminta langsung menghubungi Rafizon Chaniago selaku Direktur Sales dan Marketing Hotel Emersia.

Saat dihubungi, Rafizon mengatakan, dirinya sedang tidak ada di Lampung dan belum menerima informasi apa pun. Nanti kalau ada informasi akan segera mengabari. (GER/SAH/ESA)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 24 Januari 2017, di halaman 22 dengan judul "Sekda Tanggamus Jadi Tersangka".


(Baca juga: Kedapatan Simpan Narkoba, Sekda Ditangkap)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X