Kedapatan Simpan Narkoba, Sekda Ditangkap

Kompas.com - 23/01/2017, 17:38 WIB
. thinkstock.
EditorCaroline Damanik

TANJUNG KARANG, KOMPAS — Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus Mulklis Basri, Sabtu (21/1/2017) pukul 23.30, kedapatan menyimpan pil happy five dalam kamar 207 di Hotel Emersia, Bandar Lampung.

Dia ditangkap bersama Oktarika, pegawai Pemerintah Provinsi Lampung, dan dua karyawan swasta, Doni Lesmana dan Eddi Yusuf.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Komisaris Besar Abrar Tuntalanai di Bandar Lampung, Minggu (22/1/2017), menjelaskan, Mulkis bersama Oktarika, Doni, dan Eddi ditangkap dalam kamar yang sama. Sementara Nuzul Irsan, anggota DPRD Tanggamus, ditangkap dalam kamar berbeda, tetapi sudah dilepas karena negatif narkoba.

Saat penangkapan, polisi menemukan empat butir pil happy five. Pil itu berada di dalam dompet Sekda Tanggamus dan di kotak kacamata milik Oktarika. Pada masing-masing tempat penyimpanan itu, polisi menemukan dua pil happy five.


Polisi juga melakukan tes urine terhadap kelima orang itu dan hasilnya negatif. Meski demikian, mereka tetap menjalani pemeriksaan karena kedapatan menyimpan pil happy five. "Kami tetap memeriksa mereka karena ditemukan menyimpan pil happy five," jelas Akbar.

Beberapa hari lalu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menangkap dua anggota DPRD Pesawaran yang kedapatan memiliki satu paket kecil sabu sisa pakai.

Kepala Humas Badan Narkotika Nasional Slamet Riyadi mengatakan, banyak faktor penyebab pejabat publik mengonsumsi narkoba.

"Mereka memiliki uang yang banyak, pengaruh gaya hidup dan lingkungan, atau mungkin sudah kecanduan karena mengonsumsi narkoba sejak masa muda," tuturnya.

Dicurigai

Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud mencurigai adanya keterlibatan orang dalam pemda setempat pada kasus persekongkolan yang melibatkan mantan Bupati Bengkulu Selatan Reskan Effendi. Dugaan itu muncul karena sebelum petugas BNN Bengkulu menggeledah, kamera pemantau (CCTV) dalam kondisi mati. Buku tamu yang mencatat semua tamu yang datang juga hilang. "Hal itu belum pernah terjadi sebelumnya," kata Dirwan saat dihubungi dari Bandar Lampung.

Meski demikian, Dirwan belum mau mengajukan upaya hukum lantaran semuanya masih dalam proses penyelidikan BNNP Bengkulu. Pihaknya masih memberikan ruang bagi BNNP untuk menuntaskan kasus ini. Dirwan sangat mengapresiasi upaya BNN dalam membongkar kasus ini. Dia berharap kasus ini dibuka dan diusut dengan tuntas karena rekayasa ini kelihatannya dilakukan terstruktur dan masif.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diprediksi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Wonogiri, Jekek-Sriyono Tak Siapkan Banyak Uang

Diprediksi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Wonogiri, Jekek-Sriyono Tak Siapkan Banyak Uang

Regional
Tak Lagi Diusik, Pemkab Ciamis Didesak Terbitkan Buku Sejarah Galuh

Tak Lagi Diusik, Pemkab Ciamis Didesak Terbitkan Buku Sejarah Galuh

Regional
Direkomendasikan PDI-P untuk Pilkada Lamongan, Begini Komentar Sholahuddin

Direkomendasikan PDI-P untuk Pilkada Lamongan, Begini Komentar Sholahuddin

Regional
Mentan Syahrul Yasin Limpo Lepas Ekspor Komoditas Sumut Senilai Rp 79,6 Miliar

Mentan Syahrul Yasin Limpo Lepas Ekspor Komoditas Sumut Senilai Rp 79,6 Miliar

Regional
Mengendarai Motor Saat Mabuk, Petugas Satpol PP Tabrak Angkot

Mengendarai Motor Saat Mabuk, Petugas Satpol PP Tabrak Angkot

Regional
Penumpang Minibus yang Terguling di Tol Jombang Berasal dari Mojokerto

Penumpang Minibus yang Terguling di Tol Jombang Berasal dari Mojokerto

Regional
Khofifah Ucapkan Selamat untuk Persebaya Surabaya

Khofifah Ucapkan Selamat untuk Persebaya Surabaya

Regional
Pengakuan Polisi Gadungan di Palembang yang Tipu Pacarnya Seorang TKI

Pengakuan Polisi Gadungan di Palembang yang Tipu Pacarnya Seorang TKI

Regional
Sewakan Kamar Kontrakan untuk Praktik Prostitusi, IRT di Cianjur Dibui

Sewakan Kamar Kontrakan untuk Praktik Prostitusi, IRT di Cianjur Dibui

Regional
Dikritik Wapres soal Angka Kemiskinan, Ini Tanggapan Gubernur NTB

Dikritik Wapres soal Angka Kemiskinan, Ini Tanggapan Gubernur NTB

Regional
Tipu Seorang TKI, Polisi Gadungan di Palembang Ditangkap

Tipu Seorang TKI, Polisi Gadungan di Palembang Ditangkap

Regional
Drama Perampokan Toko di Prabumulih, Penjaga Toko dan Bayi 10 Bulan Disekap Selama 1 Jam

Drama Perampokan Toko di Prabumulih, Penjaga Toko dan Bayi 10 Bulan Disekap Selama 1 Jam

Regional
Naik Angkot, Paslon Independen Pilkada Samarinda Hantar 59 Boks Syarat Dukungan

Naik Angkot, Paslon Independen Pilkada Samarinda Hantar 59 Boks Syarat Dukungan

Regional
Surya Paloh Instruksikan Seluruh Kader Nasdem Dukung RUU Omnibus Law

Surya Paloh Instruksikan Seluruh Kader Nasdem Dukung RUU Omnibus Law

Regional
Komandan TNI di Medan Terbukti Nikahi Siri Istri Orang, Divonis 8 Bulan Penjara

Komandan TNI di Medan Terbukti Nikahi Siri Istri Orang, Divonis 8 Bulan Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X