Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Sesalkan Amarah Zumi Zola di RSUD

Kompas.com - 23/01/2017, 12:44 WIB
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi) Ari Fahrial Syam menyayangkan tindakan Gubernur Jambi Zumi Zola yang marah saat inspeksi mendadak di RSUD Raden Mattaher Jambi, Jumat (20/1/2017) dini hari.

Dalam pernyataan tertulis yang dikutip Antara, Senin (23/1/2017), Ari menyatakan memahami kekecewaan Zola terhadap pelayanan di RSUD yang menjadi tanggung jawabnya.

(Baca juga Lihat Perawat dan Dokter Tidur di RSUD, Zumi Zola Banting Kursi)

"Apa yang ditunjukkan beliau adalah marah-marah dan bahkan sampai menendang tempat sampah, jelas menunjukkan pemimpin yang tidak mampu mengendalikan diri apalagi sedang disorot kamera," kata Ari.

Ia mengatakan bahwa tempat sampah di ruang perawatan RS secara umum ada dua tempat sampah, yakni tempat sampah infeksius dan non-infeksius. Jika yang ditendang tempat sampah infeksius, kata Ari, tindakan Zola justru membahayakan dirinya dan orang lain.

Menurut Ari, apa yang dilakukan Gubernur Zumi Zola kepada petugas kesehatan bisa menjadi contoh masyarakat ketika melakukan komplain terhadap petugas kesehatan. Padahal, sudah ada aturan dan berlaku secara internasional bahwa dokter dan petugas tidak boleh bekerja di dalam tekanan.

(Baca juga Video Zumi Zola Mengamuk: Rumah Sakit Ini Sangat Jelek!)

"Kalau semua pasien atau keluarga pasien bisa marah-marah seperti Pak Gubernur, akan memengaruhi kinerja para petugas kesehatan," katanya.

Ari menyebutkan bahwa dokter dan perawat jaga mempunyai porsi dalam bertugas sesuai dengan tanggung jawab ruangannya. Bisa saja setelah jam tertentu setelah proses perawatan rutin, perawat jaga yang ada bergantian untuk beristirahat. Namun, pasti ada yang tetap siaga untuk mengganti infus dan menemui pasien yang mengalami keluhan karena sakitnya.

Adapun dokter jaga ruangan yang bertanggung jawab untuk banyak ruangan bisa saja beristirahat sejenak setelah keliling, tetapi tetap dengan kondisi siap datang jika dipanggil suster.

"Sidak memang sudah menjadi budaya sebagian pejabat negeri ini, tetapi yang terpenting adalah follow up. Pascasidak harus meliputi perbaikan sistim," kata dia.

Jika memang para petugas RS lalai dalam melaksanakan tugas, seharusnya ada sistem yang dibuat agar mereka diberi sanksi sesuai dengan pelanggaran disiplin yang terjadi. Yang penting keselamatan pasien menjadi tujuan dari suatu pelayanan kesehatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.