Kompas.com - 17/01/2017, 20:24 WIB
Sidak tim Disnakertrans Jatim dan Tim pengawas orang asing di pabrik PT Bahagia Stell Gresik, Selasa (17/1/2017) Kontributor Surabaya, Achmad FaizalSidak tim Disnakertrans Jatim dan Tim pengawas orang asing di pabrik PT Bahagia Stell Gresik, Selasa (17/1/2017)
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur memberikan sanksi kepada perusahaan baja PT Bahagia Stell.

Sanksi dijatuhkan karena puluhan tenaga kerja asing (TKA) yang dipekerjakan tidak bisa berbahasa Indonesia.

Sebanyak 51 pekerja asing dari China itu diketahui tidak bisa berbahasa Indonesia dalam sidak tim pengawasan orang asing dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo di lokasi pabrik di Jalan Raya Wringin Anom, Desa Sumengko, Km 31, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (17/1/2017).

Kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur, Sukardo, pekerja asing di Jawa Timur yang tidak bisa berbahasa Indonesia melanggar Perda Jawa Timur Nomor 8 tahun 2016 tentang Ketenagakerjaan.

"Nota sanksi akan kami luncurkan secepatnya," kata Sukardo.

Tidak hanya dalam hal penggunaan bahasa Indonesia, para tenaga kerja asing di perusahaan tersebut juga disebut tidak melakukan transfer teknologi kepada pekerja lokal selama mereka berkerja.

"Transfer keahlian kepada pekerja lokal juga diatur dalam perda tersebut," jelas Sukardo.

Dalam sidak di pabrik yang berlokasi di perbatasan Surabaya-Gresik itu juga ditemukan bahwa seorang TKA tidak memiliki dokumen yang disyaratkan, delapan sedang cuti, dan dua TKA sedang mengurus paspor.

"Penegakan hukum terkait keberadaan TKA akan terus dilakukan untuk melindungi dan memberikan aspek keadilan tenaga kerja di Jawa Timur," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X