Kompas.com - 17/01/2017, 16:36 WIB
Sidang kasus pembunuhan terhadap prajurit Kopassus Pratu Galang Suryawan. TRIBUN JABAR / ICHSANSidang kasus pembunuhan terhadap prajurit Kopassus Pratu Galang Suryawan.
EditorLaksono Hari Wiwoho

BANDUNG, KOMPAS.com - Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan vonis selama 11 tahun atas Marsel Gerald Akbar (28), terdakwa kasus pengeroyokan terhadap Pratu Galang Suryawan.

Marsel dinyatakan bersalah telah menganiaya dan mengeroyok Galang yang merupakan anggota Kopassus hingga korban tewas.

"Menjatuhkan pidana dengan pidana penjara selama 11 tahun," kata Ketua Majelis Hakim Kartim Haerudin pada sidang pembacaan vonis, Selasa (17/1/2017).

Hakim menganggap Marsel terbukti melanggar Pasal 170 ayat 2 ketiga KUHP sesuai dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

Vonis itu lebih ringan dari permintaan jaksa, yang menuntut mantan pentolan geng motor itu selama 12 tahun penjara.

(Baca juga Anggota Geng Motor Penusuk Personel Kopassus Dituntut 12 Tahun Penjara)

Hal yang meringankannya adalah terdakwa masih muda dan berperilaku sopan di persidangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun hal yang memberatkan adalah terdakwa telah membunuh anggota TNI. "TNI kehilangan sosok prajurit yang baik," kata Kartim.

Marsel merupakan salah satu dari beberapa pelaku pengeroyokan yang berujung pada penusukan terhadap Galang di bundaran Jenderal Sudirman, Bandung, Minggu (5/6/2017) dini hari.

Dalam dakwaan jaksa, peristiwa itu terjadi ketika terdakwa bersama kelompoknya tengah mencari kelompok lain dengan melakukan konvoi.

Di perjalanan, mereka disalip korban hingga salah satu kendaraan kelompoknya hampir terserempet.

Korban dikejar dan dipepet yang kemudian dihentikan oleh terdakwa Marsel. Korban melawan dan akhirnya dikeroyok para pelaku.

Galang mengalami empat luka robek di sekitar punggung dan luka lecet serta lebam di wajah sesuai dengan hasil visum yang dikeluarkan Rumah Sakit Dustira Cimahi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.