Anggaran Dana Desa Dipangkas, Ratusan Kades di Nunukan Ancam Mogok

Kompas.com - 17/01/2017, 12:12 WIB
|
EditorErlangga Djumena

NUNUKAN,KOMPAS.com - Sebanyak 191 kepala desa yang tergabung dalam Koordinator Forum Kepala Desa Pengawal Nawacita di Kabupaten Nunuan Kalimantan Utara ngeluruk ke kantor DPRD Nunukan mempertanyakan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017 yang turun drastis. Mereka juga mengancam akan melakukan mogok.

Biasanya setiap desa akan menerima 10 persen dari dana perimbangan setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus. Namun tahun 2017 pemerintah desa hanya akan menerima ADD sebesar 2,5 persen.

Koordinator Forum Kepala Desa Pengawal Nawacita Pelipus mengatakan, ADD tahun 2017 Pemkab Nunukan hanya menganggarkan Rp 30 miliar. Padaha sesuai dengan peraturan yang berlaku, pemerintah daerah seharusnya menganggarkan Rp 63 miliar untuk ADD.

“APBD Nunukan tahun 2017 itu sebesar Rp 1,3 triliun. Kalu kita berangkat dari Undang-Undang Nomor 6 tahun 2012 yang diterima desa itu Rp 63 miliar,”ujar  Pelipus, Selasa (17/1/2016).

Dia menyebutkan, menyusutnya ADD tahun 2017 diperparah dengan tunggakan ADD tahun 2016 yang belum dibayarkan oleh pemerintah daerah sebesar Rp 16 miliar dan akan dimasukkan dalam ADD tahun 2017.

Akibat minimnya ADD tahun 2017 menurut Pelipus akan mempengaruhi kinerja aparat desa karena desa harus membayar utang kegiatan yang telah dilakukan tahun 2016 kepada pihak ketiga.

Tahun 2016 pemerintah daerah baru membayarkan ADD sebesar 60 persen karena defisit anggaran.

“Nah Rp 30 miliar ini dipotong Rp 16 miliar untuk pembayaran utang 2016. Jadi sisa tinggal Rp 14 milar,” sebut Pilipus.

Ratusan kepala desa di Nunukan tersebut mengancan akan melakukan mogok pelayanan kepada masyarakat jika tuntutan mereka kepada pemerintah untuk mengembalikan besaran ADD sesuai aturan dan membayar tungakan ADD tahun 2016 tidak direalisasikan pemerintah daerah.

Mereka kadesmemberi waktu satu minggu kepada pemerintah daerah usai rapat dengar pendapat dengan DPRD Nunukan.

“Kita akan berikan waktu satu minggu kepada permintah daerah setelah kita rapat dengan DPRD,” ucap Pelipus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.