Sudah Sembuh, Hasyim Muzadi Jalani Masa Pemulihan di RS

Kompas.com - 16/01/2017, 18:56 WIB
KH Hasyim Muzadi saat keluar dari ruang tempatnya dirawat untuk menyapa wartawan usai dijenguk oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang, Senin (16/1/2017) Kontributor Malang, Andi HartikKH Hasyim Muzadi saat keluar dari ruang tempatnya dirawat untuk menyapa wartawan usai dijenguk oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang, Senin (16/1/2017)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

MALANG, KOMPAS.com - Tim dokter menyebutkan bahwa saat ini kondisi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) KH Hasyim Muzadi sudah membaik.

Tim dokter menyarankan supaya Pengasuh Pondok Pesantrean Al-Hikam itu untuk menjalani masa pemulihan di rumah sakit. Saat ini, masa pemulihan itu sudah 90 persen.

"Sudah bagus, sudah duduk tadi, sudah jalan, sudah mandi sendiri. Secara medis sebenarnya sudah boleh pulang, tapi kan biasanya diberi tambahan supaya adaptasi gitu," kata Basuki Purnomo, dokter spesiali urologi yang merawat Hasyim Muzadi.

Ada empat dokter spesialis yang menangani perawatan Hasyim.

(Baca juga Kepala RS: Kondisi Hasyim Muzadi Membaik)

Basuki mengatakan, tidak ada penyakit yang menyertai Hasyim. Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu dirawat karena murni lelah secara fisik.

Hasyim dirawat di Rumah Sakit Lavalette sejak Jumat (6/1/2017) pekan lalu. Sejak dirawat di rumah sakit, sejumlah tokoh dan pejabat negara datang menjenguknya.

Hari ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla menjenguk Hasyim di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang, Senin (16/1/2017).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Regional
Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X