Kuasa Hukum FPI Minta Penangguhan Penahanan, Ini Kata Kapolda Jabar

Kompas.com - 16/01/2017, 09:44 WIB
Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan. KOMPAS.com/RENI SUSANTI Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan.
|
EditorErlangga Djumena

BOGOR, KOMPAS.com — Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charliyan menyerahkan sepenuhnya kewenangan penangguhan penahanan terhadap 12 tersangka kasus perusakan dan pembakaran Sekretariat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, kepada penyidik Polres Bogor.

"Kalau tidak perlu, tidak usah. Kalau perlu, ya nanti silakan. Karena itu kewenangan penyidik," ucap Anton, di Bogor, Minggu (15/1/2017).

Menurut Anton, saat ini para tersangka masih ditahan di Mapolres Bogor, termasuk lima orang di antaranya yang masih di bawah umur.

Baca: Kuasa Hukum FPI Minta Penangguhan Penahanan 12 Tersangka

Terkait bantahan FPI mengenai pelaku penyerangan Sekretariat GMBI, Anton menyebut bahwa kebenaran akan terungkap sesuai bukti-bukti yang ada di lapangan.

"Dari pengacara, bukan dari FPI, silakan saja. Tapi kenapa mereka aksi menuntut penangguhan, kalau bukan pelaku. Dan ditengok oleh orang-orang FPI," katanya.

"Nanti juga masyarakat akan tahu, mana yang benar dan mana yang salah. Siapa pun juga yang bertindak anarkis, yang merusak akan ditindak dengan tegas karena ini negara hukum. Jadi saya mohon seluruh warga Jabar untuk patuh terhadap hukum," tambahnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus mengusut dan mencari siapa dalang atau aktor utama di balik kejadian tersebut. Meski begitu, kata Anton, polisi tidak ingin gegabah dalam menetapkan aktor intelektual di balik kasus perusakan dan pembakaran tersebut.

"Tetapi, nanti itu teknis penyidikan yang akan kita lakukan. Siapa sesungguhnya di balik semua ini. Karena tidak mungkin dilakukan jika tidak ada aktor utama," ucap dia.

Baca: Polisi Tetapkan 12 Tersangka Kasus Pembakaran Sekretariat GMBI



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Regional
Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Regional
Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Regional
Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X