Alami Hipotermia, Pendaki Gunung Panderman Dievakuasi

Kompas.com - 15/01/2017, 16:31 WIB
Pemandangan dari kaki Gunung Panderman, Batu, Jawa Timur, Jumat (13/5/2016) pagi. KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJOPemandangan dari kaki Gunung Panderman, Batu, Jawa Timur, Jumat (13/5/2016) pagi.
|
EditorAprillia Ika

MALANG, KOMPAS.com - Seorang pendaki di Gunung Panderman, Kota Batu, Jawa Timur harus dievakuasi karena mengalami hipotermia atau kedinginan, Minggu (15/1/2017).

Pendaki itu diketahui bernama Andika Ratna Intan (23), warga Sleman yang tengah menempuh pendidikan di Kota Malang.

Dika, panggilannya memulai pendakian pada Sabtu (14/1/2017) sekitar pukul 17.00 WIB. Ia mendaki bersama empat orang temannya. Yakni Andre, Hasan, Vero, dan Maulana.

Di tengah perjalanan, para pendaki itu sempat kebingungan. Sebab, penunjuk arah menuju puncak Panderman tidak jelas.

Diduga, penunjuk arah itu diubah oleh pihak lain.

"Ditengah perjalanan para pendaki tersesat karena rambu penunjuk jalan tidak jelas," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Ach Rohim.

Para pendaki itu sempat beristirahat. Kemudian pada pukul 24.00 WIB, korban mengalami hipotermia. "Teman korban berusaha untuk menghangatkan tubuh korban," jelasnya.

Beruntung, pada saat bersamaan, datang rombongan dari Komunitas Pendaki Gunung (KPG) yang tengah menempuh perjalanan turun dari gunung setinggi 2.045 meter dari permukaan laut itu.

Rombongan itu lalu membantu evakuasi korban ke pos pendakian di Toyomerto, Kota Batu.

"Sekira pukul 08.00 WIB rombongan pendaki sudah berhasil dievakuasi sampai di loket pendakian Dusun Toyomerto dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Hasta Brata untuk penanganan lebih lanjut," ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan dokter, korban tidak mengalami gangguan yang berarti. Saat ini, korban masih berada di markas BPBD Kota Batu untuk pemulihan kondisinya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Regional
Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Regional
Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Regional
Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Regional
Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Regional
Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Regional
Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Regional
Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

Regional
Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

Regional
Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Regional
Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

Regional
Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

Regional
Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X