Wapres JK Akan Jenguk Hasyim Muzadi di RS, 750 Personel Keamanan Disiapkan

Kompas.com - 15/01/2017, 13:17 WIB
Wapres Jusuf Kalla setelah acara pertemuan ILO di Bali. KOMPAS.com/Sri LestariWapres Jusuf Kalla setelah acara pertemuan ILO di Bali.
|
EditorAprillia Ika

MALANG, KOMPAS.com — Sejumlah personel pengamanan sudah disiapkan untuk menyambut kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla ( Wapres JK) ke Rumah Sakit Lavalette, Kota Malang, untuk menjenguk KH Hasyim Muzadi yang tengah dirawat di rumah sakit tersebut.

Sesuai agenda, Wapres JK akan menjenguk mantan Ketua Umum PBNU itu pada Senin (16/1/2017) sekitar pukul 14.30 WIB setelah menjalani kunjungan ke Pondok Modern Darul Hikmah di Tulungagung.

Komandan Kodim 0833 Malang Letkol Arm Aprianko Suseno yang juga sebagai Dansubsatgas Rumah Sakit Lavalette untuk kedatangan Wapres mengatakan, ada 750 personel keamanan yang diterjunkan, terdiri dari 550 personel TNI dan 200 personel kepolisian.

Jumlah personel pengamanan itu akan disebar di ring satu, dua, dan tiga.

"Ditambah oleh personel yang akan mengamankan jalur," katanya, Minggu (15/1/2017), di Rumah Sakit Lavalette.

Meski pengamanan yang disiapkan cukup ketat, pelayanan di Rumah Sakit Lavalette tetap akan berjalan normal. Hanya saja, halaman rumah sakit tersebut disterilkan dari area parkir. Semua kendaraan yang hendak parkir diarahkan di luar kompleks rumah sakit.

"Pelayanan tetap, tidak ada yang dikurangi. Wapres inginnya, kedatangannya tidak mengurangi pelayanan, tetapi penjagaan tetap ketat," katanya.

Pantauan Kompas.com, sejumlah keamanan itu sudah mulai berjaga di sekitar rumah sakit. Simulasi pengamanan juga sudah dilakukan.

Diketahui, KH Hasyim Muzadi dirawat di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang sejak Jumat (6/1/2016) pekan lalu.

Informasi yang didapat dari pihak keluarga, kondisi anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu sudah membaik. Hanya saja, pihak dokter masih belum memperkenankan Hasyim untuk dibawa pulang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X