Tarif STNK-BPKB Naik, Ratusan Mahasiswa Bakar Ban di Depan Gedung DPRK

Kompas.com - 12/01/2017, 15:51 WIB
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bela Rakyat Aceh Utara-Lhokseumawe, berunjuk rasa di halaman Gedung DPRK Aceh Utara, Kamis (12/1/ 2017). Kontributor Lhokseumawe, Masriadi Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bela Rakyat Aceh Utara-Lhokseumawe, berunjuk rasa di halaman Gedung DPRK Aceh Utara, Kamis (12/1/ 2017).
|
EditorCaroline Damanik

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bela Rakyat Aceh Utara-Lhokseumawe berunjuk rasa di halaman Gedung DPRK Aceh Utara, Kamis (12/1/2017). Mereka juga membakar ban di halaman gedung tersebut.

Mereka menuntut Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla mencabut PP No. 60 Tahun 2016 tentang kenaikan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di institusi kepolisian.

Sebelum ke gedung wakil rakyat itu, mereka menggelar aksi di Tugu Rencong, Simpang Kuta Blang, Kota Lhokseumawe, dan setelah itu mereka long march ke Gedung DPRK Aceh Utara untuk melanjutkan orasinya.

Saat membakar ban, polisi yang berjaga di gedung itu melarang. Sehingga sempat terjadi kericuhan antara mahasiswa dan polisi. Sempat terjadi saling dorong antar mahasiswa dan polisi. Namun, belakangan polisi mengizinkan demonstran melakukan pembakaran ban bekas di halaman gedung itu.

Sementara itu, tiga anggota dewan yang menemui mahasiswa yaitu Saifannur, Fauzi, T Bakhtiar. Namun, mahasiswa menolak dan ingin ditemui langsung oleh Ketua DPRK Aceh Utara, Ismail A Jalil.

Belakangan Ismail A Jalil juga menemui pendemo dan mendengarkan aspirasi mereka. Koordinator aksi, Zahri Abdullah, menyebutkan terlalu banyak polemik terjadi di Indonesia seperti soal hukum, keamanan, ketenagakerjaan dan politik.

“Polemik banyak tidak tuntas. Ditambah lagi PP No 60/ 2016 tentang kenaikan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yang berlaku pada kepolisian Negara republik Indonesia, kami desak cabut PP itu,” tuturnya.

Dia juga meminta pemeirntah membatalkan kenaikan tarif dasar listrik golongan 900 VA serta kenaikan harga BBM.

“Itu semua bisa menyengsarakan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Ismail A Jalil, menyebutkan, akan meneruskan tuntutan mahasiswa itu ke DPR Aceh dan DPR RI di Jakarta. Setelah berorasi, mahasiswa membubarkan diri.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 ODP Asal Bangladesh Tertahan di Pangkalpinang, 1 Meninggal Dunia

7 ODP Asal Bangladesh Tertahan di Pangkalpinang, 1 Meninggal Dunia

Regional
Pemkot Solo Siapkan Lokasi Karantina Khusus untuk Pemudik

Pemkot Solo Siapkan Lokasi Karantina Khusus untuk Pemudik

Regional
Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Regional
Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Regional
UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

Regional
Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X