Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/01/2017, 05:20 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com — Wakil Kepala Polres Magelang Kompol Heru Budiharto menyatakan, aksi HF (45) yang meletakkan benda mirip rangkaian bom di Tegalrejo, Kabupaten Magelang, tidak memenuhi unsur terorisme.

Dengan demikian, polisi hanya menjerat pria itu dengan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan.

"Kami mengarahkannya dengan Pasal 335 KUHP, tidak menjerat dengan UU Terorisme karena tidak memenuhi unsur bom," ujar Heru, di mapolres setempat, Rabu (11/1/2017).

Baca juga: Polisi Magelang Tetapkan Ketua RT HF Tersangka Teror Bom

Heru menjelaskan, undang-undang terorisme akan diterapkan apabila perbuatan HF memenuhi empat unsur, yakni adanya bahan peledak, switching, bahan pelontar, dan detonator.

"Benda yang dibuat HF hanya terpenuhi 3 unsur. Satu lagi tidak termasuk unsur teror karena benda yang semula (dikira) black powder ternyata bubuk arang," paparnya.

Dengan diterapkannya Pasal 335 KUHP, maka HF hanya akan dihukum 1 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 300.000.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki HF. Sejauh ini, pihaknya telah memeriksa 4 saksi untuk memudahkan penyidikan. Mereka merupakan warga di sekitar lokasi kejadian, baik di Dusun Krajan maupun di Dusun Gentan, Kecamatan Tegalrjo.

Heru menyatakan, aksi HF itu memang sempat meresahkan masyarakat Tegalrjo dan sekitarnya. Namun, Heru menegaskan bahwa aksi kriminal apa pun juga pasti akan berdampak bagi masyarakat.

"Kalau berbicara dampak, enggak usah pakai bom. Pakai sibo (penutup wajah) kemudian mengancam juga akan berdampak pada sisi psikologis seseorang. Dampak ini juga muncul rasa ketakutan bagi masyarakat," katanya.

Menurutnya, saat ini pihaknya juga telah menyusun berkas-berkas pemeriksaan untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang.

Baca juga: Pimpinan Ponpes API Minta Polisi Tak Proses Kasus Teror Bom Magelang

Seperti diberitakan, HF diduga meletakkan tas berisi benda mirip rangkaian bom rakitan di dua lokasi, yakni di depan Apotek Perintis Farma Dusun Krajan dan di depan Toko Oleh-oleh Dusun Gentan.

Dua lokasi ini berjarak sekitar 1,5 kilometer, dekat dengan pasar Kecamatan Tegalrejo dan kompleks Pondok Pesantren API Tegalrjo asuhan KH Yusuf Chudhory (Gus Yusuf).

Satu benda yang pertama ditemukan di lokasi depan Apotek Perintis Farma telah diledakkan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Jawa Tengah beberapa jam setelah ditemukan. Sementara itu, benda di depan toko oleh-oleh ditemukan lima hari setelah kejadian pertama.

Kompas TV Polisi Ledakkan Benda Diduga Bom Rakitan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Regional
Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Regional
Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Regional
BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.