Geram Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Warga Blokade Jalur Trans-Sulawesi

Kompas.com - 11/01/2017, 16:46 WIB
Akses jalur trans Sulawesi di blokade warga Kalaserena, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menuntut perbaikan jalan. Rabu, (11/01/2017). KOMPAS.com / ABDUL HAQAkses jalur trans Sulawesi di blokade warga Kalaserena, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menuntut perbaikan jalan. Rabu, (11/01/2017).
|
EditorErlangga Djumena

GOWA, KOMPAS.com — Geram dengan kondisi jalan jalur trans-Sulawesi yang rusak parah. Ratusan warga Kalaserena, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menggelar unjuk rasa dengan memblokade jalan, Rabu (11/1/2017). Akibatnya, terjadi kemacetan sepanjang belasan kilometer.

Menurut warga, akses jalur trans-Sulawesi yang berada di Kelurahan Kalasarena, Kecamatan Bontonompo, ini mengalami kerusakan parah sejak delapan tahun silam. Pemerintah hanya melakukan perbaikan dengan cara tambal sulam. Hal ini pula yang menyebabkan seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas.

"Hampir tiap hari di sini ada kecelakaan karena lubang-lubang, mana lagi jalan sempit, padahal ini jalur provinsi," kata Daeng Sau, salah seorang warga setempat.

Unjuk rasa yang dilakukan warga bersama mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Bangsa (AMPP) Bontonompo ini mulai digelar pada pukul 15.30 Wita. Tanpa komando, warga langsung memblokade jalan menggunakan pohon pisang, batang kayu, serta melakukan pembakaran ban bekas.

Aparat kepolisian setempat yang berada di lokasi tak berdaya mengantisipasi aksi blokade jalan yang dilakukan warga. Akibatnya, kemacetan panjang tak terhindarkan hingga 17 kilometer.

Unjuk rasa ini sendiri berakhir pada pukul 16.30 Wita dengan memberikan tenggat waktu bagi pemerintah agar segera melakukan perbaikan jalan.

"Kami memberikan waktu tiga kali 24 jam dan jika tidak ada perbaikan, kami akan terus memblokade jalan sampai tuntutan kami dipenuhi," kata koordinator lapangan (korlap) aksi itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.