Petani Bone Mengaku Jual Cabai Rp 3.000 Per Kg, Begini Reaksi Mentan - Kompas.com

Petani Bone Mengaku Jual Cabai Rp 3.000 Per Kg, Begini Reaksi Mentan

Kompas.com - 10/01/2017, 21:12 WIB
KOMPAS.com / ABDUL HAQ Menteri Pertanian, Amram Sulaiman tengah memantau perkebunan tebu milik PTPN XIV di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Selasa, (10/01/2017).

BONE, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman kaget saat mendengar informasi dari petani Desa Panyili, Kecamatan Palakka, Bone, Sulawesi bahwa mereka menjual cabai kepada tengkulak hanya seharga Rp 3.000 per kilogram.

"Wah luar biasa itu. Tolong bupati kirim semua cabai milik petani di sana ke Jakarta dan harganya bukan di bawah Rp 10.000 per kilogram," Kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Bone, Selasa, (10/01/2017).

Padahal saat ini harga cabai di pasaran melambung tinggi, bahkan ada yang menyentuh Rp 200.000 per kilogram.

Sementara itu, menanggapi pernyataan Mentan, Bupati Bone Andi Baso Pashar Padjalangi mengaku akan melakukan penyelidikan terkait harga cabai yang rendah di kalangan petani.

"Petani yang jual harga Rp 3.000 per kilo belum tentu semua. Jangan sampai kebetulan petaninya lagi butuh uang dan menjual cabainya dengan harga begitu murah," ucap dia.

Di Bone, Mentan sendiri berkunjung ke pabrik gula Camming milik Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Regional
Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Internasional
Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Nasional
Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Nasional
Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Internasional
Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional

Close Ads X