11 Tahun Arif Dibiarkan Derita Hidrosefalus karena Orangtuanya Miskin

Kompas.com - 09/01/2017, 08:55 WIB
Muhammad Arif (11), penderita Hidrosefalus kini dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya Kontributor Surabaya, Achmad FaizalMuhammad Arif (11), penderita Hidrosefalus kini dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebuah asa tersimpan di hati Sujarwo (50) dan Sriati (45). Asa atas kesembuhan Muhammad Arif (11), putra bungsunya yang kepalanya terus membesar karena menderita hidrosefalus.

Harapan tersebut setelah Arif sejak dua hari terakhir mulai ditangani secara medis di RSU dr Soetomo, Surabaya. Sejak lahir, Arif hanya dirawat di rumah karena keterbatasan biaya.

Sujarwo yang hanya bekerja sebagai operator becak motor (bentor) tidak mampu membiayai pengobatan anaknya yang ditaksir menghabiskan puluhan juta rupiah itu.

"Sejak baru lahir, oleh rumah sakit pernah ditawari operasi dengan biaya 50 juta. Dari mana saya dapat uang sebanyak itu," kata Sriati, Minggu sore (8/1/2017).


Warga Perumahan Cerme Bumi Apsari, Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, itu dibawa ke RSU dr Soetomo Surabaya berkat bantuan relawan BPJS Watch, yang menjamin penanganannya akan dijamin oleh pemerintah melalui asuransi BPJS.

Sujarwo sendiri mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk anak bungsunya itu. Dia hanya bisa menghibur dengan mewujudkan apa yang diinginkan Arif.

"Kadang kalau kepingin makanan, kalau hasil dari narik bentor banyak, ya saya belikan makanan," kata bapak empat anak ini.

Dalam sehari, rata-rata penghasilan yang dia bawa pulang sebesar Rp 50.000. Kalau sedang ramai penumpang, penarik bentor yang biasa mangkal di kawasan Bunder, Gresik, itu bisa membawa pulang Rp 100.000 plus sebuah mainan untuk Arif.

Kondisi Arif sendiri kian hari tidak semakin baik. Tubuhnnya kian kurus, sementara ukuran kepalanya terus membesar. Dia tidak mampu lagi berdiri dan menyangga kepalanya.

Sepanjang hari, Arif hanya bisa terbaring di tempat tidur. Di rumah, hanya Sujarwo yang mampu mengangkat tubuh Arif jika diperlukan ke luar rumah atau ke tempat lain.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Regional
Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

Regional
Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Regional
Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Regional
Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Regional
2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

Regional
Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Regional
Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Regional
Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Regional
Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Regional
Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Regional
Kemarau, Pemkot Padang Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Warga

Kemarau, Pemkot Padang Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Warga

Regional
4 Kali Adian Napitupulu Bilang ke Jokowi Tak Punya Bakat Jadi Menteri

4 Kali Adian Napitupulu Bilang ke Jokowi Tak Punya Bakat Jadi Menteri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X