Kompas.com - 08/01/2017, 15:12 WIB
Ribuan Bonek saat bersuka cita menyusul kembali pulihnya status Persebaya Surabaya,  di Gor Pajajaran,  Bandung, (8/1/2017). Kontributor Bandung, Dendi RamdhaniRibuan Bonek saat bersuka cita menyusul kembali pulihnya status Persebaya Surabaya, di Gor Pajajaran, Bandung, (8/1/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

BANDUNG, KOMPAS.com - Para anggota Bonek atau kelompok suporter klub Persebaya Surabaya menggelar doa bersama di Gor Pajajaran, Bandung, menyusul kabar tewasnya lima rekan mereka usai menenggak minuman keras oplosan di Subang, Jawa Barat.

Doa bersama digelar sesaat setelah kongres PSSI memutuskan untuk memulihkan status keanggotaan Persebaya.

"Kami doakan agar arwah rekan-rekan kami diterima di sisi Allah. Kami mengheningkan cipta sejenak," kata Andi, salah seorang pemimpin Bonek, di hadapan rekan-rekannya di Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/1/2017).

Andi berpendapat, insiden itu terjadi karena kesalahan sendiri. Namun pihaknya telah mengutus perwakilan Bonek untuk datang menjemput jenazah lima anggotanya itu.

"Kami berbela sungkawa, mungkin karena kesalahan mereka sendiri, informasinya overdosis. Pemerintah Kota Surabaya dan perwakilan kami datang ke Subang untuk memulangkan mereka," kata dia.

Andi mengatakan, masalah serupa harus segera diakhiri, khususnya di organisasi keanggotaan Bonek. Menurut dia, banyak suporter berusia remaja yang masih harus mendapat bimbingan dan perhatian.

"Suporter mayoritas anak-anak remaja yang memang jiwanya labil. Makanya ke depan harus diberikan arahan yang benar bagaimana mungkin seorang suporter mendukung klubnya tapi nyawa mereka harus dikorbankan," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.