Andi Peci: Bandung Rumah Kedua bagi Bonek

Kompas.com - 07/01/2017, 18:26 WIB
Pentolan Bonek, Andi Peci Kontributor Bandung, Putra Prima PerdanaPentolan Bonek, Andi Peci
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Pentolan Bonek, Andi Peci menjamin ribuan suporter setia Persebaya Surabaya yang sudah mulai masuk ke Kota Bandung sejak Jumat (6/1/2017) kemarin tidak akan berbuat ulah dengan mengganggu ketertiban. 

"Bandung ini rumah kedua Bonek. Kami berjanji tidak akan membuat kerusuhan," kata Andi saat ditemui di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Sabtu (7/1/2017).

Andi mengatakan, kedatangan Bonek ke Kota Bandung untuk mendengar langsung keputusan PSSI perihal pemulihan status Persebaya Surabaya di kompetisi resmi dan anggota PSSI. 

Meski demikian, apapun keputusan PSSI terkait status Persebaya Surabaya akan diterima oleh para Bonek sekalipun tim berjuluk "Bajul Ijo" tersebut tidak diakui lagi PSSI. 

"Kami akan lebih soft di Bandung. Tidak ada unjuk rasa. Kami menunggu keputusan dan ingin dengar langsung apapun hasilnya dari Kongres PSSI," tuturnya.

Baca juga: Bonek Berjanji Tidak Akan Unjuk Rasa di Bandung

Ribuan Bonek yang sudah datang ke Bandung akan ditampung di GOR Pajajaran. Mereka dilarang berkeliaran keluar GOR secara berkelompok, apalagi mendekati venue Kongres PSSI. 

Agar para Bonek tidak bosan, Andi Peci dan beberapa pentolan Bobotoh (suporter klub Persib Bandung) akan membuat kegiatan di GOR Pajajaran. Salah satunya adalah doa bersama malam nanti. 

"Sebenarnya teman-teman Bonek memang rindu datang ke Bandung karena sudah cukup lama tidak ke sini. Terakhir Agustus 2013. Makanya momentum ini kita gunakan untuk bersilaturahmi dengan Bobotoh," ungkapnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Corona, Setiap Pelanggar Akan Ditindak

Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Corona, Setiap Pelanggar Akan Ditindak

Regional
Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Regional
Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X