Kalah Judi "Online", Yusharyanto Bikin Laporan Palsu ke Polisi

Kompas.com - 05/01/2017, 17:26 WIB
|
EditorErlangga Djumena

NUNUKAN,KOMPAS.com - Kalah bermain judi online hingga Rp 64 juta, Yusharyanto Kojongan pegawai di kantor Balai Pelayaan Penempatan dan Perlindungan TKI BP3TKI Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara merekayasa laporan palsu kepada Kepolisian Sektor Kemanan Pelabuhan KSKP Tunon Taka Nunukan.

Dalam laporannya warga Jl Pelabuhan Baru tersebut mengaku kehilangan uang sebanyak Rp 64 juta usai mengambil uang dari bank.

“Menurut dia, dia membawa uang didalam tas, ditinggal tidur kemudian tasnya hilang,” ujar Kasat Reskrim Polres Nunukan AKP Suparno Kamis (5/1/2016).

Kepolisian yang mengetahui latar belakang pelapor merupakan pemain judi online kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Setelah melakukan reka ulang dan penyelidikan, kepolisian menemukan banyak kejanggalan.

Polisi kemudian melakukan interogasi secara intensif. Dari pemeriksaan pelaku mengaku bahwa telah menggelapkan uang tender dari pemerintah daerah untuk kegiatan katering pada SKPD Diknas, Dishutbun dan DKPP untuk berjudi online.

“Kami periksa rekening korannya. Kami dalami tadi malam dari rekening korannya dia mengaku menarik uangnya untuk judi online,” ujar Suparno.

Dari hasil pemeriksaan rekening koran, Yusharyanto beberapa kali melakukan transfer sejumlah uang kepada pengelola judi online sejak dari tanggal 1 Januari hingga 3 Januari 2017. Tercatat 4 kali pelaku melakukan transfer kepada pengelola judi online.

Terhadap tindakan pemalsuan laporan kepada polisi, Kepolisian Resort Nunukan menjerat pelaku dengan pasal 220 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 2 bulan.

”Orang yang sebenarnya mengetahui tidak ada suatu kejadian tindak pidana, tapi dia melaporkan seolah-olah terjadi pindak pidana atau laporan palsu ancamannya 1 tahun 2 bulan,” ucap Suparno.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Regional
Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X