Tampung Bonek di Bandung, Dua GOR Disiapkan

Kompas.com - 05/01/2017, 16:27 WIB
Sejumlah anggota polisi saat berjaga di Stasiun Kiaracondong, Bandung untuk mengawal kedatangan suporter Persebaya Surabaya (Bonek), Kamis (5/1/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Kontributor Bandung, Dendi RamdhaniSejumlah anggota polisi saat berjaga di Stasiun Kiaracondong, Bandung untuk mengawal kedatangan suporter Persebaya Surabaya (Bonek), Kamis (5/1/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Dodi Ridwansyah mengatakan, sudah mempersiapkan GOR Sepak Takraw di Jalan Lodaya serta GOR Pajajaran untuk dijadikan tempat menginap bagi para suporter Persebaya Surabaya ( Bonek) yang hendak datang ke Bandung.

Dodi mengatakan, dua lokasi itu bisa menampung sekitar 2.500 orang dengan kapasitas masing-masing 500 orang untuk GOR Lodaya serta 2.000 orang di GOR Pajajaran.

"Sesuai tadi arahan Pak Wali Kota, Dispora mencoba menyiapkan sarana penginapan untuk teman kami dari Surabaya ada dua lokasi. Pertama di GOR Sepak Takraw di Jalan Lodaya dan GOR Pajajaran," ucap Dodi di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kamis (5/1/2016).

Dodi menuturkan, dua tempat itu dipilih lantaran memiliki ruangan cukup besar untuk menampung ribuan Bonek. Selain untuk bermalam, Dispora pun tengah menyiapkan fasilitas lain seperti ketersediaan air bersih.

"Persoalannya bukan nyaman tidak nyaman tapi bagaimana Bonek ini bisa istirahat. Sesuai arahan Pak Wali Kota kami akan menyiapkan tempat tersebut, berkenaan mereka harus mandi dan sebagainya," ucapnya.

Dodi mengimbau kepada para Bonek agar tak merusak aset-aset yang berada di dua tempat itu.

"Kalau di GOR Takraw dan Pajajaran tidak banyak hal menarik untuk diusili oleh mereka, tapi kami memberi imbauan kepada mereka karena itu aset negara yang harus kita pelihara mudah-mudahan bisa kita antisipasi dan teman-teman bonek ini memahami," tuturnya.

Dodi menambahkan, rencana penggunaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pun dibatalkan mengingat telah tersedianya dua tempat untuk menginap.

"Pak Wali sudah memerintahkan bahwa teman-teman Bonek kita siapkan di GOR Takraw (Lodaya) dan Pajajaran. Kalau sudah perintah maka GBLA tidak kita siapkan," ungkapnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita 42 Jemaah Umrah Asal Lampung, Lolos Pemeriksaan Bandara King Abdul Aziz di Detik Terakhir

Cerita 42 Jemaah Umrah Asal Lampung, Lolos Pemeriksaan Bandara King Abdul Aziz di Detik Terakhir

Regional
Pengakuan Istri yang Tega Bunuh Suami dan Potong Alat Vitalnya dengan Pisau Dapur di Kalteng

Pengakuan Istri yang Tega Bunuh Suami dan Potong Alat Vitalnya dengan Pisau Dapur di Kalteng

Regional
Wanita Pemandu Karaoke Tewas Dibekap Selimut, 11 Saksi Termasuk Pemilik Indekos Diperiksa

Wanita Pemandu Karaoke Tewas Dibekap Selimut, 11 Saksi Termasuk Pemilik Indekos Diperiksa

Regional
Menag Fachrul Razi Berharap Penghentian Visa Arab Saudi Tak Berlanjut ke Musim Haji

Menag Fachrul Razi Berharap Penghentian Visa Arab Saudi Tak Berlanjut ke Musim Haji

Regional
Seorang Pelajar SMK di Jayapura Perkosa dan Bunuh Seorang Wanita, Barang Korban Dibawa Kabur

Seorang Pelajar SMK di Jayapura Perkosa dan Bunuh Seorang Wanita, Barang Korban Dibawa Kabur

Regional
Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Telanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Telanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Regional
Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Regional
Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Regional
Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Regional
Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Regional
Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Regional
Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Regional
Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Regional
Sadis, Seorang Istri Bunuh dan Potong Kelamin Suami di Kalteng

Sadis, Seorang Istri Bunuh dan Potong Kelamin Suami di Kalteng

Regional
Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X