Mesin Tiba-tiba Mati di Pelintasan, Sebuah Mobil Tersambar Kereta Api

Kompas.com - 02/01/2017, 11:54 WIB
|
EditorCaroline Damanik

MALANG, KOMPAS.com — Kecelakaan lalu lintas terjadi di persimpangan rel kereta api di depan kompleks perkantoran Kota Malang di Jalan Bingkil, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (2/1/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebuah mobil Karimun yang hendak keluar dari kompleks perkantoran disambar Kereta Api Pertamina dan terseret hingga lima meter.

Slamet Mujiono, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian itu, mengatakan, mobil warna putih yang dikendarai oleh Prayuda Utomo tersebut melaju dari arah timur. Sesampainya di pintu gerbang kompleks perkantoran, tiba-tiba mesin mobil mati.

Di depan kompleks perkantoran itu, terdapat rel khusus Kereta Api Pertamina arah Depo Pertamina Malang. Ketika itu juga, secara bersamaan, sebuah Kereta Api Pertamina melaju dari arah utara.

"Saat saya lihat sudah kejadian tabrakan," katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sopir dan dua orang yang ada di dalam mobil itu diketahui dalam kondisi selamat.

Kapolsek Sukun Kompol Sutantyo mengatakan, korban yang hendak keluar dari kompleks perkantoran itu tidak melihat kalau ada kereta hendak melintas.

"Jadi pandangannya terhalang oleh tembok gapura," ucapnya.

Saat mengetahui ada kereta, korban jadi panik karena mesin mobil tiba-tiba mati. Korban sempat berusaha menyalakan mobilnya kembali, tetapi tidak berhasil.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Regional
Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Regional
Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Regional
Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Regional
Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Regional
Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Regional
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Regional
Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Regional
Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Regional
Ridwan Kamil: Inpres Soal Denda Tak Pakai Masker Sedang Disiapkan

Ridwan Kamil: Inpres Soal Denda Tak Pakai Masker Sedang Disiapkan

Regional
Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Regional
Kasus Covid-19 di Ponorogo Tembus 114 Orang, Terbanyak dari Klaster Pondok Gontor

Kasus Covid-19 di Ponorogo Tembus 114 Orang, Terbanyak dari Klaster Pondok Gontor

Regional
Update Banjir Bandang Luwu Utara, Korban Bertambah Jadi 32 Orang

Update Banjir Bandang Luwu Utara, Korban Bertambah Jadi 32 Orang

Regional
Kapolda Banten Larang Pengumpulan Warga Saat Pembagian Daging Kurban

Kapolda Banten Larang Pengumpulan Warga Saat Pembagian Daging Kurban

Regional
Bali Gelar Donor Plasma Darah untuk Terapi Lawan Corona

Bali Gelar Donor Plasma Darah untuk Terapi Lawan Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X