Kompas.com - 01/01/2017, 14:34 WIB
|
EditorFidel Ali

GRESIK, KOMPAS.com – Usaha pengintaian yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Gresik, akhirnya membuahkan hasil. Polisi akhirnya berhasil meringkus komplotan begal dengan modus kempis ban yang biasa beroperasi di Gresik dan sekitarnya.

Komplotan tersebut menamakan dirinya grup Palembang, dengan pimpinan Husin (49), warga kelahiran Palembang yang kini berdomisili di Kelurahan Mulyorejo Baru Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Surabaya.

"Sementara baru tiga dari lima komplotan Palembang yang berhasil kami amankan, dengan dua di antaranya kami tindak tegas (ditembak) karena melakukan perlawanan saat coba diamankan," tutur Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan, Minggu (1/1/2017).

Selain Husin, dua pelaku lain yang juga diamankan oleh pihak kepolisian Gresik adalah Angel (35) dan Abdullah (36), yang juga tercatat sebagai warga kelahiran Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Dengan pelaku yang ditembak karena melawan saat hendak diamankan adalah, Husen dan Angel.

“Untuk dua pelaku lain, saat ini masih dalam proses pengejaran anggota. Dan saya yakin dalam waktu dekat akan dapat diamankan, karena kami telah mengantongi identitas keduanya,” terang Adex.

Terbaru, komplotan ini menjalankan aksinya di Jalan Raya Permata Perum Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, pada 8 Desember 2016 lalu. Saat itu, komplotan ini menggasak uang tunai sebanyak Rp 50 juta milik korban dengan inisial N, yang baru saja diambilnya dari sebuah bank.

"Jadi mereka bekerja dalam satu tim. Ada yang bertugas mengawasi korban, memasang jebakan, dan eksekutor. Sasaran mereka kebanyakan nasabah bank, yang baru saja mengambil uang cash dengan jumlah banyak,” bebernya.

Singkat cerita, begitu korban diketahui membawa uang dalam jumlah banyak, bagian informasi lantas memberikan sinyal kepada yang bertugas memasang jebakan paku di ban kendaraan korban.

Dan setelah ban kendaraan korban kempis, maka ketika itu pula bagian eksekutor yang bertindak setelah lebih dulu menguntitnya.

"Dan kalau korban melawan, mereka juga tidak segan-segan menganiaya korbannya dengan menggunakan senjata tajam yang dibawanya," tutup Adex. (Baca: Pengemudi Bus AKAP Juga Bunyikan "Telolet" untuk Hindari Begal)

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Regional
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.