Kompas.com - 27/12/2016, 10:10 WIB
Salah satu karyawan PT Aneka Tambang (Antam) Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, Bogor, Jawa Barat, sedang menyiapkan genteng hasil olahan Green Fine Aggregat (GFA), Selasa (27/12/2016). Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi BempahSalah satu karyawan PT Aneka Tambang (Antam) Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, Bogor, Jawa Barat, sedang menyiapkan genteng hasil olahan Green Fine Aggregat (GFA), Selasa (27/12/2016).
|
EditorErlangga Djumena

"Ini menjawab program pemerintah untuk mengakomodir tingginya permintaan masyarakat terhadap material bangunan. Namun sekarang Antam juga menjual ke pasaran, tapi penjualannya masih terbatas," kata Yosep.

Ia menjelaskan, pemanfaatan GFA telah mendapatkan izin melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 07.86.10 Tahun 2014 Tentang Izin Pemanfaatan Limbah B3 PT Antam (Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Dan kini, GFA pun juga telah bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Di sisi lain pemanfaatan GFA juga bermanfaat mengurangi beban lingkungan sekaligus keberlanjutan daerah operasional sejalan dengan rencana pasca-tambang Pongkor," tutur dia.

Sementara itu, General Manager Antam UBPE Pongkor I Gede Gunawan mengatakan, program daur ulang limbah hasil pengolahan emas menjadi komitmen Antam dalam menghasilkan produk ramah lingkungan. Itu sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap bahan baku bangunan.

"Pemanfaatan tailing menjadi produk yang bernilai tambah ini salah satu wujud pelaksanaan good mining practice di Antam," kata Gede.

Gagasan pengolahan limbah menjadi beragam jenis material bangunan ini berawal dari makin menumpuknya sisa hasil pengolahan emas yang tidak terpakai. Sisa proses pemisahan mineral emas dan perak dari bijih (ore) yang tidak terpakai berupa lumpur dan bahan-bahan lain tergolong dalam bahan berbahaya beracun (B3) tersebut, kemudian ditempatkan di tailing storage facility (TSF) atau landfill.

"Ini yang pertama kalinya di Indonesia. Kami berupaya menekan serendah mungkin dampak lingkungan yang timbul dari aktivitas operasional penambangan," pungkas Gede. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X