Bus Pariwisata Masuk Persawahan di Magelang, Puluhan Orang Terluka

Kompas.com - 27/12/2016, 07:45 WIB
Bus pariwisata juruan Yogyakarta - Kopeng Kabupaten Semarang kecelakaan di kawasan Pakis Kabupaten Magelang, Senin (26/12/2016) sore. Sekitar 41 penumpang mengalami luka-luka. Dok Polres MagelangBus pariwisata juruan Yogyakarta - Kopeng Kabupaten Semarang kecelakaan di kawasan Pakis Kabupaten Magelang, Senin (26/12/2016) sore. Sekitar 41 penumpang mengalami luka-luka.
|
EditorErlangga Djumena

MAGELANG, KOMPAS.com - Bus pariwisata nomor polisi AB 7799 BS mengalami kecelakaan di Dusun Plalar, Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (26/12/2016). Bus yang mengangkut rombongan wisatawan dari Yogyakarta itu terperosok ke areal persawahan hingga ringsek. Sejumlah penumpang mengalami luka-luka.

Kepala Satuan Lalu lintas Polres Magelang AKP Didi Dewantara mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara di lokasi kejadian dan keterangan kernet bus, bus tersebut mengalami rem blong.

“Dari keterangan saksi dan pemeriksaan di lokasi, diduga bus mengalami rem blong," ujar Didi, dikonfirmasi Senin malam.

Bus yang dikemudikan Haryono warga Wirosaban Yogyakarta itu melaju dari Kopeng, Kabupaten Semarang, hendak kembali ke Yogyakarta. Sampai ke jalan turunan di Dusun Plalar, Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, bus oleng hingga menabrak pohon dan pembatas jalan.

Bus pengangkut 47 penumpang itu lalu meluncur dan terguling ke areal pertanian warga sedalam sekitar 14 meter.

"Pengemudi diduga kehilangan keseimbangan, bus sempat menghantam pohon, namun terus meluncur hingga masuk ke persawahan sedalam kurang lebih 14 meter dari jalan," katanya.

Kendati tidak ada korban meninggal dunia. Namun hampir seluruh penumpang dan awak bus mengalami luka-luka, baik ringan maupun berat. Korban saat ini dirawat di beberapa rumah sakit, antara lain di RST dr Soedjono, RSUD Tidar Kota Magelang, RSJ Prof Dr Soerojo, RS Islam Kota Magelang, dan RS di Yogyakarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X