Kompas.com - 23/12/2016, 09:38 WIB
|
EditorCaroline Damanik

BAUBAU, KOMPAS.com – Kebanyakan orang beranggapan petugas pemadam kebakaran adalah para lelaki karena tenaganya kuat dan cenderung lebih cepat dalam memadamkan api.

Namun, anggapan itu tidak berlaku untuk Cici Ermita Samiun (45). Ibu dua anak ini mengaku sangat tertarik dengan pekerjaannya sebagai petugas pemadam kebakaran Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

“Saya orang lapangan dan saya hobi dengan itu. Mungkin orang beranggapan pekerjaan ini adalah laki-laki tapi bagi saya tidak, pekerjaan ini juga mulia,” kata Cici saat ditemui di kantornya, jumat (23/12/2016).

Saat magang di Kantor Dinas Kebersihan Kota Baubau pada tahun 2014, dia malah meminta untuk bergabung di bagian pemadam kebakaran. Namun atasannya melarangnya karena saat itu pemadam kebakaran hanya untuk para lelaki saja.

“Tapi saya minta lagi menghadap magang di pemadam kebakaran, langsung disetujui. Saya rasa tidak ada yang berat dengan pekerjaan ini. Bagi perempuan lain sudah gengsi dan berat. Bagi saya, ini sudah sesuai keinginan dan jiwa saya sudah disini,” ujarnya.

Banyak pengalaman yang sudah dilaluinya selama menjadi petugas pemadam kebakaran, seperti mengangkat dan memikul selang air yang berat padahal badannya yang gemuk.

Selain itu, kini, dia bakal langsung bergerak keluar rumah ketika mendengar suara sirine mobil pemadam.

“Kadang saya langsung naik motor ikuti mobil pemadam dari belakang. Pekerjaan rumah saya langsung tinggalkan begitu saja. Saya ingin ada perempuan lain bisa seperti saya, yang masuk menjadi petugas pemadam kebakaran , bukan hanya lelaki saja, apalagi ini pekerjaan mulia,” ucap Cici.

Walaupun demikian, kodratnya sebagai seorang ibu, tetap dijalani untuk memberikan kasih sayang kepada kedua buah hatinya yang masih duduk di sekolah dasar. Cici yang menjadi single parent inimengaku tidak berat menjalani antara pekerjaan dengan seorang ibu.

“Anak-anak sudah mengerti dengan pekerjaan saya. Mereka juga tidak malu, kedua anak saya juga sudah mandiri. Tapi kalau saya lagi piket, kalau waktu shalat, saya pulang juga ke rumah shalat. Sebelum ke kantor, saya sudah buatkan makanan buat mereka,” tuturnya.

Meski bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran, Cici juga masih sempat mengikuti komunitas pecinta alam, dan juga organisasi perbakin. Dia juga pernah meraih juara dua menembak tingkat daerah, untuk jenis pistol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.