Soal Atribut Natal, Banser Demak Siap "Sweeping" Ormas "Nakal"

Kompas.com - 22/12/2016, 20:20 WIB
Banser Demak saat mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Natal yang digelar di Mapolres Demak,  Kamis (22/12/2016) Kontributor Demak, Ari WidodoBanser Demak saat mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Natal yang digelar di Mapolres Demak, Kamis (22/12/2016)
|
EditorErlangga Djumena

DEMAK, KOMPAS.com - Banser Kabupaten Demak, Jateng, mengecam keras aksi sweeping atribut Natal yang dilakukan oleh ormas tertentu.

Menurut Mustain, Komandan Banser Demak, tindakan segelintir orang maupun ormas yang main hakim sendiri sangat tidak dibenarkan, apalagi membawa atribut Islam.

"Ini negara hukum. Fanatik boleh tapi jangan anarkis. Kalau sampai terjadi di Demak , Banser siap berhadapan. Jika ada ormas nakal berani sweeping, kita akan sweeping mereka," kata Mustain, seusai gelar pasukan pengamanan natal di Mapolres Demak, Kamis (22/12/2016).

Sebagai salah satu organisasi di bawah naungan NU, Banser Demak siap mengamankan fatwa MUI terkait pemakaian atribut Natal oleh perusahaan maupun swalayan yang ada di Demak.

"Demak itu kabupaten yang menjunjung tinggi toleransi. Masih ada cara cara yang lebih santun agar tidak ada pemaksaan atribut Natal. Sampai saat ini, tidak ada pegawai muslim di perusahaan maupun swalayan yang dipaksa memakai atribut Natal," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Demak, AKBP Sonny Irawan, mengimbau kepada perusahaan di wilayah Demak agar tidak melakukan pemaksaan terhadap pegawainya yang beragama Islam untuk memakai atribut tertentu seperti yang difatwakan oleh MUI.

"Tidak boleh ada paksaan. Kalau ada unsur paksaan melapor saja ke polisi. Tapi kalau kemauan sendiri, itu urusan pribadi masing masing dengan Tuhan, ini sifatnya personal, " kata Sonny.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut Sonny menegaskan, agar jajarannya menindak tegas pelaku sweeping yang disertai tindak kekerasan.

Menurut dia negara tidak boleh kalah oleh ormas yang mengatasnamakan kepentingan tertentu, kemudian melakukan kegiatan kegiatan inskonstitusional.

"Jadi, tidak boleh ada paksa paksaan. Tidak boleh ada sweeping di Demak, " tegasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.