Polisi Amankan Belasan Motor Peserta Konvoi Ormas di Magelang

Kompas.com - 21/12/2016, 20:58 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

MAGELANG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Magelang mengamankan 11 unit sepeda motor yang digunakan oleh peserta konvoi sebuah organisasi kemasyarakatan di kawasan Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Rabu (21/12/2016).

Kepala Polres Magelang AKBP Hindarsono mengatakan, sepeda motor itu diamankan karena tidak dilengkapi surat-surat kendaraan dan melanggar aturan lalu lintas lain.

"Bukan masalah konvoi, semua pelanggaran lalu lintas, tidak pakai helm, protolan, ya ditindak," kata Hindarsono.

Ia tidak mengetahui tempat tujuan konvoi ormas tersebut. Peserta konvoi yang berjumlah puluhan orang itu mengenakan pakaian serba hitam serta membawa bendera serta atribut ormas.

Hindarsono mengatakan bahwa polisi sedang melakukan operasi lalu lintas rutin di kaki Gunung Sumbing itu.

Selain 11 sepeda motor tersebut, polisi juga memberikan tilang dan mengamankan empat STNK sepeda motor milik pengendara lain yang melintas di kawasan itu.

"Mau konvoi Tahun Baru atau yang lain, ya harus tertib. Kalau tidak tertib banyak kecelakaan, polisi lagi yang disalahkan," kata dia.

Ia meminta kepada pengendara untuk mematuhi peraturan lalu lintas, seperti memakai helm, sabuk pengaman, dan membawa kelengkapan surat kendaraan. Imbauan ini bukan hanya untuk masyarakat umum, melainkan juga anggota Polri dan TNI.

Konvoi kendaraan ormas tersebut sempat dikeluhkan oleh masyarakat setempat. Pengendara kendaraan lain terpaksa berhenti atau mengambil jalan lain karena jalan tertutup oleh kendaraan peserta konvoi.

"Saya dan beberapa orang tadi sempat berhenti dulu karena jalannya tertutup konvoi, menunggu mereka lewat dulu," kata Santi, salah seorang pengendara sepeda motor.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Regional
Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Regional
Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Regional
Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Regional
Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Regional
UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

Regional
40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X