Kompas.com - 21/12/2016, 08:28 WIB
Salah satu korban hanyut di pantai Widarapayung, Cilacap, Bayu Nugraha (8), Selasa (20/12/2016) malam dievakusi ke Puskesmas Binangun. Bayu ditemukan sekitar 700 meter dari lokasi hilangnya. dok.basarnasjatengSalah satu korban hanyut di pantai Widarapayung, Cilacap, Bayu Nugraha (8), Selasa (20/12/2016) malam dievakusi ke Puskesmas Binangun. Bayu ditemukan sekitar 700 meter dari lokasi hilangnya.
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com - Ombak besar Pantai Widarapayung, Cilacap, Selasa (20/12/2016) kemarin memakan korban jiwa.

Dua orang bocah yang tengah asyik bermain air terseret ombak. Satu di antaranya ditemukan tewas dan satu bocah lainnya masih dalam upaya pencarian regu penyelamat.

Kedua bocah tersebut adalah Bayu Nugraha (8) dan M Yusup (9), warga Gunung Nangka, RT 03 RW 05, Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Koordinator Badan SAR Nasional Pos SAR Cilacap, Mulwahyono, mengatakan, peristiwa naas yang menimpa kedua bocah itu terjadi pada Selasa (20/12/2016) sekitar pukul 17.15 WIB.

Kedua bocah malang ini pergi bersama rekannya yang lain untuk bermain di pantai. Saat tengah asyik mandi di laut, mereka tidak menyadari datangnya ombak besar dan arus yang sangat deras. Tubuh kedua bocah itu hanyut terseret ombak yang besar tersebut.

"Setelah menerima info tersebut kami langsung memberangkatkan satu regu untuk berangkat ke tempat kejadian untuk melakukan upaya pencarian," kata Muwahyono, seperti disampaikan dalam rilisnya, Rabu (21/12/2016) pagi.

Regu Basarnas dalam upaya pencarian itu bergabung dengan tim SAR lainnya, antara lain dari Polsek Binangun, Koramil Cilacap Rescue, RAPI Cilacap dibantu dari pihak keluarga korban dan warga sekitar.

Setelah tiga jam pencarian, tepatnya pukul 20.10 WIB, satu korban bernama Bayu Nugraha (8) ditemukan namun dalam kondisi sudah tak bernyawa.

"Lokasi ditemukanya Bayu sekitar 700 meter ke arah timur dari tempat kejadian pertama. Ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," lanjutnya.

Setelah dievakuasi ke daratan, korban selanjutnya di bawa ke Puskesmas Binangun untuk dilakukan pemeriksaan.

Sedangkan pencarian terhadap korban lain atas nama Yusup kembali akan dilakukan pada Rabu (21/12/2016) ini oleh Tim SAR gabungan.

"Semoga korban cepat ditemukan," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.