Pengacara Minta Hakim Izinkan Dahlan Iskan Berobat ke Luar Negeri

Kompas.com - 20/12/2016, 12:38 WIB
Sidang Dahlan Iskan di Pengadilan Tipikor, Surabaya, Selasa (20/12/2016). Kontributor Surabaya, Achmad FaizalSidang Dahlan Iskan di Pengadilan Tipikor, Surabaya, Selasa (20/12/2016).
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengajukan penangguhan proses hukum agar kliennya diperkenankan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin ke luar negeri.

Permohonan itu diajukan di tengah proses Dahlan menjalani sidang perkara ketiga di pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (20/12/2016).

Permohonan itu dibacakan tim kuasa hukum Dahlan seusai jaksa membacakan nota keberatan atas eksepsi Dahlan yang dibacakan pada sidang pekan lalu.

"Atas nama kemanusiaan, kami mengajukan penangguhan proses hukum kepada majelis hakim, kalau terdakwa sakit kan persidangan juga terganggu," kata tim kuasa hukum Dahlan Iskan, Agus Dwi Warsono.

Baca juga: Bacakan Eksepsi, Dahlan Iskan Sempat Tersedu-sedu, Pengunjung Teteskan Air Mata

Permohonan yang diajukan kepada majelis hakim dilengkapi rekam medis dan jaminan dari pihak keluarga Dahlan Iskan.

"Harusnya klien kami berobat ke China pada Oktober lalu, namun karena saat itu sedang pemeriksaan, maka tidak bisa," terangnya.

Dalam sidang tersebut, tim jaksa penuntut umum meminta hakim menolak eksepsi terdakwa, karena menurut jaksa aset BUMD yang dipimpin Dahlan Iskan juga termasuk keuangan negara.

"Aset BUMD dan BUMN juga termasuk keuangan negara meski berstatus PT," kata jaksa Trimo.

Jaksa merujuk pendapatnya itu pada Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada tahun 2014 yang menolak uji materi UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Baca juga: Dahlan Iskan: Zaman Revolusi Mental, Penanganan Hukum Masih Begini-begini Saja

Uji materi itu ditolak dan menyatakan bahwa kekayaan di BUMN bagian dari keuangan negara.

Sebelumnya, Dahlan Iskan didakwa melakukan korupsi dan merugikan keuangan negara karena menjual aset BUMD Jawa Timur, yakni PT Pancawira Usaha, tanpa prosedur hukum yang berlaku. Aset tersebut ada di Kediri dan Tulungagung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.