Kompas.com - 20/12/2016, 11:10 WIB
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Iwan Imam Susilo menunjukkan barang bukti berupa narkoba jenis sabu sebanyak 5 kilogram di Mapollresta Pontianak (19/12/2016) foto : Destriadi Kapolresta Pontianak Kombes Pol Iwan Imam Susilo menunjukkan barang bukti berupa narkoba jenis sabu sebanyak 5 kilogram di Mapollresta Pontianak (19/12/2016)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Satuan Narkoba Polresta Pontianak bersama petugas Bandara Internasional Supadio menggagalkan upaya penyelundupan 5 kilogram narkoba jenis sabu yang dibawa oleh seorang penumpang berinisial R.

Kepala Polresta Pontianak, Kombes Pol Iwan Imam Susilo mengatakan, penumpang berinisial R tersebut kedapatan membawa 50 paket sabu yang beratnya mencapai 5 kilogram saat diperiksa petugas bandara, Minggu (18/12/2016).

"Tersangka rencananya akan membawa narkoba itu menuju Surabaya dan Lombok," ujar Iwan, Selasa (20/12/2016).

Untuk mengelabui petugas bandara, Sabu seberat lima kilogram tersebut disimpan di dalam kardus yang telah ditutup dua unit laptop.

"Upaya pelaku untuk mengelabui akhirnya terbongkar, petugas yang curiga dengan ransel yang dibawa tersangka R kemudian memeriksa dan menemukan barang tersebut," katanya.

Mendapati tas ransel yang isinya diduga narkoba, petugas bandara kemudian berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polresta Pontianak.

"Anggota yang datang, langsung bergerak cepat mengamankan pemilik sabu tersebut. Interogasi lapangan langsung dilakukan dan hasilnya polisi menangkap pelaku lainnya, yakni Bn yang betugas menjemput dan mengantar pelaku R ke tempat tujuan pengantaran barang," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Iwan mengatakan, untuk kesekian kalinya, upaya jaringan narkotika untuk mengirim barang ke luar Kota Pontianak melalui bandara Supadio bisa digagalkan.

"Sebelumnya, juga berhasil digagalkan pengiriman dua kilogram sabu dan15 ribu butir ekstasi dari seorang calon penumpang di bandar udara Supadio," jelasnya.

Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat Pasal 114 dan dan Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.