Kompas.com - 19/12/2016, 06:56 WIB
Seorang warga Solo sedang membaca informasi dari media sosial tentang pelecehan yang dialami Marion Blome, Jumat (16/12/2016). Kontributor Surakarta, M WismabrataSeorang warga Solo sedang membaca informasi dari media sosial tentang pelecehan yang dialami Marion Blome, Jumat (16/12/2016).
|
EditorFarid Assifa

SALATIGA, KOMPAS.com - Kasus pelecehan seksual penulis dan juga sutradara asal Belanda, Marion Bloem saat berkunjung ke Solo mendapat perhatian pihak kepolisian.

Kendati korban tidak melaporkan pelecehan yang dialaminya ke polisi, melainkan hanya mengunggahnya ke media sosial, polisi tetap akan memproses kasus tersebut.

"Meski itu adalah delik aduan, tetapi informasi yang kita dapat dari pemberitaan itu tetap kita dalami," ungkap Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono seusai upacara pemakaman pilot pesawat Skytruck, Kompol Anumerta Budi Waluyo di TPU Tegalrejo, Dusun Kedesan, Desa Kradenan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang, Minggu (18/12/2016) siang.

Menurut Kapolda, kasus tersebut saat ini didalami oleh Polresta Solo dan Polres Karanganyar. Berdasarkan postingan gambar sepeda motor terduga pelaku yang diunggah korban di Facebook, saat ini polisi sudah mengantongi identitas kendaraan maupun identitas dan alamat pemilik kendaraan tersebut. Bahkan yang bersangkutan, kata Condro, saat ini sedang dalam pemeriksaan polisi.

"Sekarang lagi kita periksa, hasilnya seperti apa kita belum dapat laporan," lanjutnya.

Baca juga: Dilecehkan Saat Berkunjung di Solo, Penulis Asal Belanda Curhat di Medsos

Meskipun sudah ada pihak yang diperiksa, pihaknya tetap meminta publik tidak buru-buru mengambil kesimpulan bahwa pemilik kendaraan yang tengah diperiksa adalah pelaku pelecehan seksual terhadap Marion Bloem.

Untuk menentukan pemilik kendaraan tersebut sebagai pelaku, polisi harus melakukan pendalaman.

"Tapi nomor polisinya, identitas kendaraan, alamat pemilik kendaraan kan kita belum tahu apakah digunakan pada saat itu oleh pemilik yang sesuai data itu. Kita perlu tanyakan pada saat hari, jam itu ada di mana, atau kendaraan itu ada di mana, itu baru kita dalami," tandasnya.

Condro menambahkan, kasus pelecehan seksual yang menimpa Marion Bloem merupakan perkara delik aduan, yakni delik yang hanya dapat dituntut, jika diadukan oleh orang yang merasa dirugikan.

Oleh sebab itu, pihaknya tetap meminta agar Marion bersedia membuat lapora di kepolisian. Dengan kesediaan korban melapor, maka kasus tersebut bisa menjadi perkara yang dapat diproses hukum, sehingga pelakunya tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

"Seandainya ini pelakunya sudah ada, tentunya kita juga akan melakukan pemeriksaan korbannya. Oleh karena itu kita nanti minta korbannya juga setelah ini kita lakukan pemeriksaan, supaya jadi perkaranya," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang turis asal Belanda di media sosial yang mengaku dilecehkan saat berada di Kota Solo, Jawa Tengah. Marion Bloem (60) adalah seorang penulis buku dan juga sutradara.

Marion berkunjung ke Solo untuk menghadiri diskusi novel terbarunya di Solo. Selain curhat di Facebook, saat peluncuran buku di Balai Soedjatmotko Gramedia, Solo, Kamis (16/12/2016), Marion juga menceritakan peristiwa yang terjadi pada Selasa (13/12/2016). 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X