Kompas.com - 16/12/2016, 18:35 WIB
Sutradara seni kejadian Upacara Kebo Ketan, Bramantyo Prijosusilo, berpose di depan Kebo Ketan rancangannya. KOMPAS.COM/JODHI YUDONOSutradara seni kejadian Upacara Kebo Ketan, Bramantyo Prijosusilo, berpose di depan Kebo Ketan rancangannya.
Penulis Jodhi Yudono
|
EditorAmir Sodikin

NGAWI, KOMPAS.com - Seni kejadian atau happening art bertajuk Upacara Kebo Ketan akan digelar di Ngawi, Jawa Timur, 17-18 Desember 2016. Acara ini akan dihadiri para seniman dan pesohor di Tanah Air. 

Saat ini, persiapan upacara sedang berlangsung. Salah satu perangkat upacara yang paling penting, yaitu boneka Kebo Ketan, sudah hampir jadi.

Persiapan Upacara Kebo Ketan berlangsung di dua tempat, yaitu di Sendang Margo dan di lapangan Sekarputih. Di Sendang Margo, warga sedang bersih-bersih mata air dan menyelesaikan boneka kerbau yang terbuat dari rangka bambu.

ISTIMEWA Leaflet publikasi Upacara Kebo Ketan yang digelar di Ngawi, Jawa Timur, 17-18 Desember 2016.
Sementara di lapangan Sekarputih, warga sedang menyelesaikan panggung pertunjukan. Beberapa tenda juga didirikan di beberapa titik untuk penampilan kesenian rakyat semacam reog ponorogo, barongsai, dan tayub.

Beberapa anak yang tergabung dalam Pasukan Semut dengan sigap telah memunguti sampah. Mereka menjadi bagian dari pendukung rangkaian Upacara Kebo Ketan. 

Hingga sore ini, warga Kecamatan Widodaren sedang sibuk menyambut para tamu yang akan menghadiri Upacara Kebo Ketan yang akan berlangsung pada 17 - 18 Desember 2016. Upacara Kebo Ketan merupakan happening art atau seni kejadian yang diprakarsai oleh Bramantyo Prijosusilo. 

Besok, Sabtu 17 Desember 20116, Upacara Kebo Ketan akan dimulai sejak pagi hari pukul 08.00 WIB di dua tempat sekaligus, yakni di lapangan Desa Sekarputih (Festival Balada) dan di Sendang Marga (pembuatan Sang Kebo Ketan).

Sutradara upacara Bramantyo Prijosusilo mengatakan, Sang Kebo Ketan dibuat dari desain gambar karya pelukis Djoko Pekik.

KOMPAS.COM/JODHI YUDONO Kebo Ketan yang menjadi bagian dari seni kejadian Upacara Kebo Ketan yang digelar di Ngawi, Jawa Timur, 17-18 Desember 2016.
Sementara, perupa Heri Dono, membuat dan mencetak kepala Sang Kebo Ketan dari bahan fiber. Selanjutnya, ia diberi kerangka tubuh bambu dan kulit olahan ketan, oleh Daeng Misbach dan kawan-kawan.

Pembuatan Sang Kebo Ketan dilaksanakan di Sendang Marga di dalam dapur darurat dengan dinding kain mori putih. Di malam harinya, para pekerja dan hasil pekerjaan mereka tampak sebagai bayangan di dinding dapur.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X