Kompas.com - 16/12/2016, 17:44 WIB
Bayi kembar siam Devina-Devani berhasil Dipisahkan setelah melalui operasi 20 jam. Saat ini kedua bayi tersebut masih dalam pengawasan intensif tim dokter RSHS Bandung, Jumat (16/12/2016). Dokumentasi Humas RSHS Bandung Bayi kembar siam Devina-Devani berhasil Dipisahkan setelah melalui operasi 20 jam. Saat ini kedua bayi tersebut masih dalam pengawasan intensif tim dokter RSHS Bandung, Jumat (16/12/2016).
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com - Tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung berhasil memisahkan bayi kembar siam asal Desa Kertajaya Kabupaten Sumedang Jawa Barat, Devina-Devani.

Operasi tersebut lebih lama dari yang dijadwalkan. Semula, operasi diperkirakan memakan waktu 16 jam, namun menjadi 20 jam. Hal ini dikarenakan kasus kembar siam Devina-Devani langka.

"Kami mulai operasi pada Pukul 05.30 WIB dan seluruh tahapan baru selesai pada Pukul 01.30 WIB Jumat dini hari," ungkap dr Nucki Nursjamsi SpOT, Direktur Medik dan Keperawatan RSHS Bandung dalam rilisnya Jumat (16/12/2016).

Nucki menjelaskan, Devina dan Devani hanya memiliki satu lubang anus dan mengalami dempet dari bagian punggung hingga bokong. Kondisi ini menurut dia mengharuskan tim dokter untuk membuat saluran pembuangan dan penutupan kulit kaki dengan menggunakan kulit baru.

"Organ atas normal ya, masing-masing memiliki satu, kendalanya ada di organ bawah kedua bayi itu, sehingga kami harus melakukan tindakan membuat saluran pembuangan dan mengganti kulit kaki," katanya.

Saat ini, Devina dan Devani masih kritis. Pendampingan 24 jam oleh tim dokter yang beranggotakan 53 orang di ruang ICU ini terus dilakukan.

Sementara itu, Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Ayi Djembarsari menuturkan operasi bayi kembar siam Devina dan Devani memakan biaya lebih dari Rp 500 juta.

"Total biaya kami estimasikan sekitar Rp500 Juta lebih, keluarga Devina Devani memang anggota BPJS Kesehatan, tetapi (BPJS) hanya mampu menutup Rp 20 Juta saja," kata Ayi.

Kekurangan biaya tersebut akan ditanggung Golkar Jabar. Hal itu disampaikan Ketua DPD Golkar Jabar, Dedi Mulyadi. "Soal biaya jangan khawatir, " tuturnya.

Sementara itu, ayah Devina-Devani, Endi Heidi berharap semua pihak mendoakan kesembuhan kedua anaknya. Ia berterima kasih pada rumah sakit dan Golkar yang telah membantunya sejak awal. 

Baca: Tim Dokter RSHS Akan Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Dempet Dada

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.