Kompas.com - 15/12/2016, 21:30 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti didampingi Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat berkunjung ke Teluk Awang, Lombok Tengah, Kamis (15/12/2016). Kontributor Mataram, Karnia SeptiaMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti didampingi Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat berkunjung ke Teluk Awang, Lombok Tengah, Kamis (15/12/2016).
|
EditorFarid Assifa

MATARAM, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengingatkan kepada para nelayan di Lombok untuk tidak menangkap bibit lobster (benur) yang beratnya kurang dari 200 gram.

"Tolong benur lobsternya dilepas. Biarkan besar, nanti tangkap setelah besar," kata Susi dalam kunjungan kerja di Teluk Awang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (15/12/2016).

Susi mengatakan, penangkapan bibit lobster di Lombok sampai sekarang masih terus terjadi dan menjadi salah satu penghidupan masyarakat.

Satu bibit lobster biasanya dijual nelayan dengan harga Rp10.000-Rp20.000. Oleh para tengkulak, bibit-bibit ini biasanya dijual atau diselundupkan ke luar negeri.

Di sana, bibit lobster dikembangkan dan dijual kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Susi mengimbau kepada para nelayan untuk tidak menangkap dan menjual bibit lobster agar nilai jualnhya di kalangan nelayan Indonesia tinggi. Sebab, untuk bisa mencapai berat 200 gram, bibit lobster hanya butuh waktu 2 sampai 3 bulan.

"Di laut, bibit lobster itu tidak perlu kita kasih makan dia akan besar sendiri. Tuhan yang kasih makan. Dalam tiga bulan Bapak ambil 200 gram. Yang 5 gram tadi, jadi 200 gram beratnya," kata Susi.

"Sekarang lobster di atas 200 gram harganya sudah Rp 300.000 sampai Rp 400.000," tambah Susi.

Dengan menjual lobster di atas 200 gram, Susi ingin para nelayan Indonesia lebih diuntungkan dan bisa mendapatkan uang yang lebih besar. Selain itu, untuk menjaga agar anak cucu kita ikut mencicipi hasilnya.

"Kalau bibit ini terus diambil, saya yakin 10 tahun lagi sudah tidak ada. Karena Bapak ambil bibitnya," kata Susi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.