Selipkan Sabu dalam Peci, Petugas "Cleaning Service" Dibekuk di Gili Trawangan

Kompas.com - 13/12/2016, 18:42 WIB
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA, Pakem, Sleman,  Erwedi Supriyatno (mengenakan baju seragam), Kepala BNNP DIY Kombes Pol Mardi Rukmiyanto (tengah) dan Kabid Pemberantasan BNNP DIY, AKBP Mujiana (kanan) saat jumpa pers. Kontributor Yogyakarta, Wijaya KusumaKepala Lapas Narkotika Kelas IIA, Pakem, Sleman, Erwedi Supriyatno (mengenakan baju seragam), Kepala BNNP DIY Kombes Pol Mardi Rukmiyanto (tengah) dan Kabid Pemberantasan BNNP DIY, AKBP Mujiana (kanan) saat jumpa pers.
|
EditorCaroline Damanik

MATARAM, KOMPAS.com - FR alias Rizal (28), petugas cleaning service sebuah penginapan di Gili Trawangan, Lombok Utara, dibekuk petugas kepolisian Polda NTB karena kedapatan menyimpan narkotika sabu di dalam peci.

Polisi menemukan barang bukti sabu seberat 5,31 gram yang terselip di dalam peci warna hitam milik Rizal, saat digeledah di bungalow tempat Rizal bekerja.

"Modus yang dilakukan adalah menaruh barang narkotika jenis sabu di dalam peci. Yang terselip di atas peci untuk menyamarkan atau mengelabuhi petugas agar tidak ditemui barang tersebut," kata Kasubdit III Ditres Narkoba Polda NTB, AKBP AA Gede Agung, Selasa (13/12/2016).

Selain sabu, polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp 6,1 juta yang diduga merupakan uang hasil penjualan sabu serta dua unit ponsel milik pelaku.

Agung mengatakan, Rizal terancam dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 dan 2, Pasal 112 ayat 1 dan 2, serta Pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Agung mengatakan, penangkapan Rizal merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya dimana polisi telah menangkap AN alias Senduk (37) di kamar kosnya di Gili Trawangan.

Senduk merupakan pemandu wisata yang ditangkap karena diduga menjual sabu kepada warga maupun para wisatawan yang berlibur ke Gili Trawangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Modus dilakukan pelaku adalah melakukan transaksi narkoba jenis sabu dengan cara memoket atau menjual dalam bentuk poket," kata Agung.

Saat menggeledah kamar kos Senduk, polisi menemukan beberapa poket narkotika sabu siap pakai dengan total seberat 4,08 gram. Satu poket sabu siap pakai dijual pelaku dengan harga sekitar Rp 200.000-Rp 300.000 per poket.

Selain sabu, polisi juga menemukan korek api gas, timbangan elektrik, plastik klip, alat isap sabu (bong), buku agenda, pipet plastik serta dua unit ponsel milik pelaku.

Kepada polisi, Senduk mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Rizal yang merupakan petugas cleaning service sebuah bungalow di Gili Trawangan.

Dari keterangan Senduk inilah, polisi lalu menggeledah Rizal di tempat kerjanya dan mengemankan sejumlah barang bukti sabu dan uang tunai.

Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan Polda NTB. Polisi tengah melakukan pengembangan terkait asal-usul sabu milik Rizal yang diduga dipasok dari luar Lombok. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X