Dahlan Iskan: Zaman Revolusi Mental, Penanganan Hukum Masih Begini-begini Saja

Kompas.com - 13/12/2016, 15:21 WIB
Dahlan Iskan saat sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (13/12/2016) Kontributor Surabaya, Achmad FaizalDahlan Iskan saat sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (13/12/2016)
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com — Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, menilai, supremasi hukum di Indonesia jalan di tempat. Tujuh kali pergantian presiden, penanganan hukum di Indonesia sama sekali belum berkembang ke arah positif.

"Bahkan sampai presiden yang punya ikon revolusi mental masih juga begini-begini saja," katanya saat membacakan nota keberatan atau eksepsi di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (13/12/2016).

Dia mengkritik penanganan hukum yang dilakukan kejaksaan yang menurutnya justru membingungkan masyarakat.

"Ada kasus yang jelas melanggar hukum, diubek-ubek, ujung-ujungnya tidak jadi perkara, ada juga kasus yang sudah jelas bukan korupsi, tetapi diperkarakan dengan segala cara, sampai mengabaikan hak tersangka," ujar Dahlan.

Baca juga: Bacakan Eksepsi, Dahlan Iskan Sempat Tersedu-sedu, Pengunjung Teteskan Air Mata

Dahlan menyebut, aksi penegak hukum yang seperti itu justru menghancurkan semangat antikorupsi yang berujung pada sikap apatisme masyarakat terhadap supremasi hukum.

"Masyarakat akan percaya jika yang diperkarakan kejaksaan belum tentu bersalah, tetapi karena nasib orang yang lagi apes, atau lagi dimangsa," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam eksepsi tersebut, Dahlan juga menceritakan perjuangannya membesarkan BUMD Jawa Timur, PT Panca Wira Usaha, dari sejak semula berstatus sakit keras sampai maju saat ini.

Dahlan mengaku dirinya sama sekali tidak mendapatkan gaji saat menjabat sebagai Direktur Utama PT PWU.

Pada sidang sebelumnya, Dahlan Iskan didakwa melakukan korupsi dalam penjualan aset PT PWU di Tulungagung dan Kediri. Dalam hitungan jaksa, kerugian negara akibat penjualan aset di dua kota itu sekitar Rp 11 miliar. 

Baca juga: Dahlan Iskan: Dakwaan Jaksa Terburu-buru dan Dipaksakan

Jaksa menjerat Dahlan dengan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Kompas TV Dahlan Iskan Tolak Dakwaan Jaksa soal Perkaranya
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.