Tol Pekanbaru-Dumai Mulai Dibangun

Kompas.com - 13/12/2016, 15:17 WIB
EditorCaroline Damanik

MINAS, KOMPAS — Pembangunan jalan tol dari Pekanbaru, ibu kota Provinsi Riau, menuju kota pelabuhan Dumai sejauh 131 kilometer secara teknis dimulai pekan ini. Kontraktor PT Hutama Karya mulai melakukan pengerjaan di Seksi I ruas Pekanbaru-Minas, Kabupaten Siak, sepanjang 9,2 km.

"Sebenarnya Presiden Joko Widodo yang diharapkan meresmikan ground breaking jalan tol Pekanbaru-Dumai pada 9 Desember 2016. Meski Presiden batal meresmikan, secara teknis pembangunan tol sudah dimulai. Pembangunan dan pembebasan lahan akan dilaksanakan simultan," kata Syamsul Bahri, Koordinator Lapangan Pembebasan Lahan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, di Minas, Siak, Senin (12/12/2016).

Jalan tol Pekanbaru-Dumai dibagi dalam enam bagian (seksi), yakni Seksi I Pekanbaru-Minas, Seksi II Minas-Kandis Selatan, Seksi III Kandis Selatan-Kandis Utara, Seksi IV Kandis Utara-Duri Selatan, Seksi V Duri Selatan-Duri Utara, dan Seksi VI Duri Utara-Dumai. Ruas terpendek adalah seksi I sejauh 9,2 kilometer, sementara seksi lainnya di atas 20 kilometer. Jalan yang membelah wilayah Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Siak, Bengkalis, dan Kota Dumai itu diharapkan selesai 2019.

Pembebasan lahan sudah 30 persen. Lahan terpanjang berada di ruas Minas-Kandis Selatan, yakni 22,6 kilometer, melewati perkebunan kelapa sawit PT Bina Fitri dan PT Ivomas. Ganti rugi dilakukan sejak 2013.

Berdasarkan pengamatan Kompas di lapangan, akses masuk menuju titik nol jalan tol di Kelurahan Muara Fajar, Pekanbaru, sudah sangat mudah. Dari jalan lintas timur sudah terbuka jalan selebar 100 meter yang di bagian tengahnya telah dipadatkan dengan pasir dan batu. Segala jenis kendaraan dapat masuk.

Kemarin, 61 keluarga dari Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Siak, menerima uang ganti rugi lahan senilai Rp 7,7 miliar. Menurut petugas pembuat komitmen dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jimmy S Sianipar, ganti rugi warga tersebut merupakan bagian dari total 221 persil yang direncanakan dari wilayah kelurahan yang cukup padat itu.

Secara simbolis, Gadih (65) menerima ganti rugi tanah seluas 6.000 meter persegi senilai Rp 167 juta dari Kepala Badan Pertanahan Siak Suwardi Idris. Tentang uang yang baru diterimanya, Gadih mengatakan akan dirembukkan dahulu dengan anak-anaknya.

Trans-Sulawesi

Sementara itu, jalan Trans-Sulawesi di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, rusak parah sejauh 40 kilometer. Kondisi ini memaksa kendaraan roda empat menghabiskan waktu tiga jam. Padahal, dalam kondisi baik, rute tersebut ditempuh paling lama satu jam.

Pantauan Kompas pada Minggu, jalan nasional yang rusak itu berada di ruas Kecamatan Mori Atas dan Kecamatan Lembo. Aspal terkelupas. Lubang bertebaran dengan kedalaman hingga 30 sentimeter dan berdiameter sampai 2 meter. Bahkan, banyak lubang membentuk kubangan.

Ahmad (43), warga Desa Kolaka, Kecamatan Mori Atas, mengatakan, jalan rusak ini sering memakan korban. "Setiap minggu pasti ada truk yang terguling," katanya, Minggu.

Staf Khusus Bupati Morowali Utara Bidang Informasi Pembangunan Erick Tamalagi menyampaikan, pemkab sulit mengintervensi jalur ini karena berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sebaiknya pejabat kementerian sidak untuk melihat langsung kondisi jalan dan mengevaluasi perbaikan jalan. (SAH/VDL)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 13 Desember 2016, di halaman 23 dengan judul "Tol Pekanbaru-Dumai Mulai Dibangun".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Regional
Pemadaman Bergilir Selama Sepekan Resahkan Warga NTB, Ini Alasan PLN

Pemadaman Bergilir Selama Sepekan Resahkan Warga NTB, Ini Alasan PLN

Regional
Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Regional
Cerita Ketua RW di Kembangan Lari Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke 6 Siswi SMP

Cerita Ketua RW di Kembangan Lari Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke 6 Siswi SMP

Regional
Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok Kayak Gini...

Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok Kayak Gini...

Regional
Duduk Perkara Keraton Pecat Abdi Dalem Berusia 68 Tahun karena Diduga Lecehkan Mahasiswi

Duduk Perkara Keraton Pecat Abdi Dalem Berusia 68 Tahun karena Diduga Lecehkan Mahasiswi

Regional
Aksi Pencurian Motor NMax di Jalan Rajawali Pondok Aren Terekam CCTV

Aksi Pencurian Motor NMax di Jalan Rajawali Pondok Aren Terekam CCTV

Regional
Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas,  Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas, Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Regional
Sengatan Tawon Vespa Affinis Kembali Renggut Korban Jiwa di Klaten

Sengatan Tawon Vespa Affinis Kembali Renggut Korban Jiwa di Klaten

Regional
Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Regional
[POPULAR NUSANTARA] Umat Hindu di Bantul Butuh Rumah Ibadah | Ridwal Kamil Bicara soal Kolam Renang Rp 1,5 M

[POPULAR NUSANTARA] Umat Hindu di Bantul Butuh Rumah Ibadah | Ridwal Kamil Bicara soal Kolam Renang Rp 1,5 M

Regional
Jusuf Kalla Ucapkan Selamat atas Lahirnya Cucu Ketiga Jokowi, La Lembah Manah

Jusuf Kalla Ucapkan Selamat atas Lahirnya Cucu Ketiga Jokowi, La Lembah Manah

Regional
Bagaimana Penenggelaman Kapal 5 Tahun ke Depan?

Bagaimana Penenggelaman Kapal 5 Tahun ke Depan?

Regional
Selvi Lahirkan Bayi Perempuan, Gibran Beri Nama La Lembah Manah

Selvi Lahirkan Bayi Perempuan, Gibran Beri Nama La Lembah Manah

Regional
Selidiki Kasus Bom Medan, Polisi 5 Jam Geledah 3 Rumah di Belawan, Ini Hasilnya

Selidiki Kasus Bom Medan, Polisi 5 Jam Geledah 3 Rumah di Belawan, Ini Hasilnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X