Hari Keenam Gempa Aceh, Pengungsi Perlu Obat, Imunisasi, dan Pengasapan Lalat

Kompas.com - 12/12/2016, 15:29 WIB
Korban gempa dirawat di lorong RSUD Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu, (8/12/2016). Mereka memilih dirawat di selasar rumah sakit karena masih trauma dengan peristiwa gempa yang terjadi pada Rabu lalu. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGKorban gempa dirawat di lorong RSUD Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu, (8/12/2016). Mereka memilih dirawat di selasar rumah sakit karena masih trauma dengan peristiwa gempa yang terjadi pada Rabu lalu.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

PIDIE JAYA, KOMPAS.com – Memasuki hari keenam pascagempa di Pidie Jaya, Pidie, dan Kabupaten Bireuen, Aceh, pengungsi membutuhkan obat-obatan, imunisasi campak, alat pengasapan lalat di lokasi tenda pengungsian.

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Heni Nurmayanti mengatakan, hingga kini kebutuhan tersebut belum mencukupi.

Timnya terus memantau 124 lokasi pengungsian di Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen untuk mendata kebutuhan para pengungsi.

Menurut Heni, hingga Senin (12/12/2016), ada 101 korban jiwa dalam musibah tersebut, 89 di antaranya telah teridentifikasi. Selain itu, korban luka berat 134 dan 532 luka ringan.

"Dari jumlah itu, 129 rawat inap di rumah sakit pascaoperasi dan 175 orang rawat inap di rumah sakit yang bukan karena operasi," kata Heni, Senin.

Dia menyebutkan, jumlah pengungsi sebanyak 83.838 jiwa di 124 lokasi pengungsian di Pidie Jaya dan Bireuen.

Di Pidie Jaya terdapat 120 pengungsian dan di Bireuen ada empat pengungsian.

Gempa berkekuatan M 6,5 pada Rabu (7/12/2016) mengakibatkan ratusan bangunan rubuh, di Pidie Jaya, Pidie, dan Kabupaten Bireuen. Ribuan orang mengungsi dan hingga kini pencarian korban terus dilakukan.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X