Ganjar Pranowo Bantah Terbitkan Izin Baru Pabrik Semen Rembang

Kompas.com - 11/12/2016, 20:57 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan bahwa kasus sengketa pabrik Semen Indonesia di Kabupaten Rembang masih belum selesai.

Dalam keterangan pers yang disampaikan pada Minggu (11/12/2016) malam, Ganjar mengatakan bahwa adendum yang ia terbitkan pada 9 November 2016 bukanlah izin baru untuk pabrik semen tersebut.

Ia merasa disudutkan karena dianggap telah menerbitkan izin baru untuk pabrik tersebut.

"Tidak, saya tidak keluarkan izin baru. SK (baru) itu sebenarnya laporan RKL-RPL (rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan) rutin saja," kata dia.

Menurut Ganjar, persoalan ini menjadi membesar karena ada kesalahpahaman informasi.

Ia menyatakan bahwa PT Semen Indonesia dalam perjalanannya telah mengubah sejumlah hal, antara lain nama, area penambangan, pengambilan air tanah, perubahan jalan.

Semua perubahan terus dilaporkan kepada pemerintah sehingga surat keputusan lama otomatis harus ada diubah.

Perubahan SK itulah yang disebut adendum. Perubahan adendum juga tidak terlepas dari laporan dari PT Semen Indonesia.

"Karena ada adendum, maka izin yang lama otomatis dicabut. Jadi, itu bukan yang baru, akan tetapi perubahan dari izin lama," kata Ganjar.

(Baca juga Disebut Terbitkan Izin Baru Pabrik Semen, Ini Komentar Ganjar Pranowo)

Ganjar menegaskan bahwa ia masih belum mengambil sikap terkait putusan peninjauan kembali dari Mahkamah Agung, yang memenangkan penolak pabrik.

Gubernur Jateng masuk sebagai tergugat I dalam sengketa pabrik tersebut. Adapun putusan PK dari MA diterimanya pada 17 November 2016.

"Jadi, Semen Rembang ini belum selesai. Saya belum mengambil keputusan atas putusan MA, kita masih punya waktu 60 hari setelah putusan itu," kata Ganjar.

Karena belum mengambil keputusan, kata dia, keberadaan pabrik semen Indonesia juga belum bisa ditentukan, apakah akan jalan terus atau justru ditutup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.