Kompas.com - 10/12/2016, 19:33 WIB
Ketua BK DPD AM Fatwa Kompas.com / Dani PrabowoKetua BK DPD AM Fatwa
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com – Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah AM Fatwa menyarankan pemerintah menempuh jalur politik untuk menyelesaikan dugaan makar.

Penyelesaian jalur politik dinilai lebih menjamin keutuhan negara ketimbang jalur hukum.

“Untuk keutuhan negara, dugaan makar sebaiknya diselesaikan secara politik. Tidak semua pelanggaran pidana diselesaikan secara hukum, tapi bisa melalui politik,” kata Fatwa di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (10/12/2016).

Ia mengatakan, para tersangka dugaan makar yang ditangkap tetap diperiksa. Hanya saja, dalam perkembangan berikutnya, mereka diberi nasihat agar tidak mengulangi perbuatannya.

Penyelesaian lewat jalur politik, lanjut dia, banyak contohnya, serta bisa menyelesaikan persoalan secara cepat.

“Kritik yang disampakan yang dituduh pelaku itu juga mempunyai aspek nilai kebenaran. Karena itu, saya ingin sarankan pada pemerintah supaya (kasus makar) diselesaikan secara politik saja,” ujarnya lagi.

Baca juga: Usut Indikasi Makar, Polisi Pelajari Dokumen yang Disita dari Rumah Hatta Taliwang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fatwa berharap, kasus dugaan makar bisa diredam. Apalagi kasus ini sudah sampai ke media luar negeri bahwa putri pendiri bangsa ditangkap oleh pihak penguasa.

Terkait langkah mediasi, Fatwa menyarankan para pembantu presiden untuk terus berkomunikasi terutama dengan pihak parlemen baik DPD, DPR, maupun MPR. Pembantu Presiden bisa melakukan proses mediasi.

“Saya secara pribadi sudah disampaikan pada Mensesneg. Beliau (memang) tidak bisa langsung menanggapi, tapi dicatat oleh dia. Jadi intinya penyelesaian secara politik,” ucap dia.

Polri sendiri menangkap 11 orang sebelum mereka menghadiri doa bersama pada Jumat (2/12/2016) dini hari lalu. Tujuh di antaranya dituding makar. Mereka adalah Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri.

Dua lainnya, Jamran dan Rizal Khobar, diduga menyebarluaskan ujaran kebencian terkait isu suku, agama, dan ras.

Lalu, Sri Bintang Pamungkas ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penghasutan masyarakat melalui media sosial.

Sementara musikus Ahmad Dhani dalam penangkapan ini ditetapkan sebagai tersangka penghinaan terhadap Presiden RI Joko Widodo.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X