Kompas.com - 09/12/2016, 16:56 WIB
Kepala Kantor Pajak Wilayah Ponorogo-Pacitan Aristo Priyo Adi (tengah) memberikan keterangan terkait ditangkapnya pengusaha asal Pacitan berinisial BW yang menunggak pajak Rp 371 juta di Rutan Ponorogo, Jumat ( 9/12/2016) sore. KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWIKepala Kantor Pajak Wilayah Ponorogo-Pacitan Aristo Priyo Adi (tengah) memberikan keterangan terkait ditangkapnya pengusaha asal Pacitan berinisial BW yang menunggak pajak Rp 371 juta di Rutan Ponorogo, Jumat ( 9/12/2016) sore.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

PONOROGO, KOMPAS.com - Tim Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur II menyandera pengusaha asal Pacitan berinisial BW (51) di Rumah Tahanan Negara Klas II-B Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (9/12/2016) sore.

Pengusaha bidang perdagangan dan distributor pupuk itu dijebloskan ke penjara karena menunggak pajak tahun 2007 senilai Rp 371,28 juta.

"Kami tangkap BW dengan bantuan Polda Jatim di kediamannya di Jalan KS Tubun, Kelurahan Sumberharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, kemarin Kamis ( 8/12/2016)," kata Kepala Kantor Pajak Wilayah Ponorogo-Pacitan Aristo Priyo Adi di Rutan Ponorogo, Jumat (9/12/2016) sore.

Aris menyebutkan, timnya sudah dua kali memberikan surat peringatan kepada BW untuk melunasi tunggakan pajak. Karena tidak ada respons, pihaknya menyandera BW dan menitipkannya ke Rutan Ponogoro.

Sesuai aturan, Direktorat Jenderal Pajak dapat menyandera seseorang yang menunggak pajak sekurang-kurangnya Rp 100 juta paling lama enam bulan.

"Bila yang bersangkutan belum melunasi tunggakan pajak maka dapat diperpanjang enam bulan lagi," kata Aris.

Aris mengatakan, BW dapat keluar dari penjara bila melunasi seluruh tunggakan pajaknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengimbau kepada para penunggak pajak untuk melunasi kewajiban pajak hingga 31 Maret 2017.

Menurut Aris, tunggakan pajak di Ponorogo selama lima tahun terakhir mencapai Rp 24 milyar. Dari total nilai tu, penunggak pajak paling terbanyak dari kalangan pengusaha.

Sementara itu, Kepala Pengelolaan Rutan Ponorogo Klas II-B Sucipto mengatakan, BW ditempatkan di sel Blok B1 dengan ukuran ruangan 3 meter x 4 meter.

Ruangan sel BW dipisahkan dari penghuni lain karena yang bersangkutan bukan tahanan dan narapidana.

"Untuk fasilitasnya tetap sama dengan narapidana dan tahanan," kata Sucipto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.