Ini Alasan UKDW Memuat Foto Mahasiswi Berjilbab di Baliho Promosi

Kompas.com - 08/12/2016, 16:03 WIB
Henry Feriadi, Rektor Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) dalam jumpa pers, Kamis (08/12/2016) Kontributor Yogyakarta, Wijaya KusumaHenry Feriadi, Rektor Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) dalam jumpa pers, Kamis (08/12/2016)
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Forum Umat Islam (FUI) Yogyakarta, Rabu (7/12/2016) kemarin, mendatangi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW).

Kedatangan perwakilan FUI ini untuk menyampaikan sikap keberatan atas adanya baliho penerimaan mahasiswa baru yang memuat tampilan mahasiswa berjilbab.

"Pada hari Rabu 7 Desember 2016 pukul 09.00 pagi, di kantor advisi dan promosi didatangi dua orang tamu yang mengatasnamakan ormas Islam dan Aliansi Jurnalis Islam Bersatu," ujar Henry Feriadi, Rektor UKDW, dalam jumpa pers, Kamis (8/12/2016).

Henry menuturkan, kedatangan dua orang tamu tersebut untuk meminta agar baliho promosi yang berada di depan kampus UKDW diturunkan. Alasan yang dikemukakan adalah karena isinya memuat gambar mahasiswi UKDW yang berjilbab.

"Menurut mereka, simbol Islam dan pemuatannya tidak meminta izin dari ormas tersebut. Mereka memberi waktu pukul 12.00 siang untuk diturunkan karena isinya menyesatkan," katanya.

Tidak hanya sekali, sekitar pukul 12.15 WIB siang, lanjutnya, datang lagi enam orang yang mengaku dari FUI ke UKDW. Kedatangan mereka untuk melakukan cek silang atas tuntutan yang disampaikan pagi tadi.

"Menyampaikan tuntutan tambahan agar semua baliho UKDW di beberapa titik diturunkan," ucapnya.

Henry menambahkan, setelah itu, staf dan pimpinan kampus melakukan rapat. Atas permohonan dari ormas Islam tersebut, pihaknya memutuskan untuk melepas baliho di beberapa titik yang memuat mahasiswi berjilbab tersebut.

"Atas permohonan tersebut, saya memutuskan untuk segera diturunkan. Sebenarnya, baliho tersebut juga sudah terpasang tiga bulan dan sudah waktunya untuk diturunkan, ganti desain," ujarnya.

Mahasiswi berprestasi

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Regional
21 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

21 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

Regional
Para Guru Belum Tes Swab, 2 Sekolah di Sawahlunto Belum Boleh Dibuka

Para Guru Belum Tes Swab, 2 Sekolah di Sawahlunto Belum Boleh Dibuka

Regional
Ini Alasan Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Ini Alasan Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Pemilik Toko Tewas Penuh Luka, Diduga Dibunuh Perampok

Pemilik Toko Tewas Penuh Luka, Diduga Dibunuh Perampok

Regional
Adik Ipar Ganjar Pranowo Maju sebagai Calon Wakil Bupati Purbalingga 2020

Adik Ipar Ganjar Pranowo Maju sebagai Calon Wakil Bupati Purbalingga 2020

Regional
Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun, Ibu Kandung Lapor Polisi

Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun, Ibu Kandung Lapor Polisi

Regional
Dijenguk Kerabat dari Surabaya, Pria Ini Malah Tertular Covid-19

Dijenguk Kerabat dari Surabaya, Pria Ini Malah Tertular Covid-19

Regional
Wanita Pelempar Al Quran di Makassar Diduga Alami Gangguan Psikologis

Wanita Pelempar Al Quran di Makassar Diduga Alami Gangguan Psikologis

Regional
Risma Pimpin Operasi Penertiban Masker: Yang Sakit Sudah Ribuan, Jangan Ditambah Lagi

Risma Pimpin Operasi Penertiban Masker: Yang Sakit Sudah Ribuan, Jangan Ditambah Lagi

Regional
Diterjang Banjir Bandang, Jalanan di Masamba Dipenuhi Lumpur

Diterjang Banjir Bandang, Jalanan di Masamba Dipenuhi Lumpur

Regional
Tidak Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pantai Selatan Malang Ditutup

Tidak Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pantai Selatan Malang Ditutup

Regional
Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X