Kompas.com - 08/12/2016, 15:45 WIB
|
EditorFarid Assifa

AMBON, KOMPAS.com - Meski Maluku merupakan salah satu wilayah rawan gempa dan tsunami di Indonesia, namun daerah itu ternyata hanya memiliki empat sirine peringatan dini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku, John Hursepuny mengatakan, keempat sirine peringatan dini itu berada di Kota Ambon dan di Kepulauan Banda.

“Untuk di Maluku Tenggara dan Pulau Seram belum ada sirine peringatan dini,” kata John saat ditanya wartawan, Kamis (8/12/2016).

Dia menungkapkan, tiga sirine peringatan dini yang berada di Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, itu tersebar di Desa Nusantara, Pulau Neira, Desa Wailing Pulau Banda Besar, dan di Desa Ai, Pulau Ai.

"Itu semuanya di kepulauan banda,” katanya.

Meski hanya memiliki empat sirine peringatan dini, namun, kata John, BPBD Maluku dalam berbagai kesempatan terus melakukan edukasi melalui sosialisasi kepada masyarakat apabila terjadi gempa.

“Masyarat diimbau apabila merasakan gempa dengan kekuatan yang besar untuk melakukan evakuasi mandiri dengan menjauhi pantai dan sungai, (pergi) ke tempat yang lebih aman,” katanya.

Dia menambahkan, kesiapsiagaan masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada sirine peringatan gempa, tetapi pada kesadaran dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi berbagai risiko bencana, khususnya gempa.

“Mengingat berdasarkan simulasi ahli tsunami, waktu tiba tsunami ke pantai sangatlah cepat, jadi kesadaran dan kewaspadaan warga sangatlah penting,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Maluku merupakan salah satu kawasan rawan gempa dan tsunami. Sebab, provinsi tersebut berada pada pertemuan tiga lempeng besar, yaitu Pasifik, Indo Australia dan Eurasia.

Lempeng Indo Australia masuk ke bawah Eurasia bertemu dengan Lempeng Pasifik. Pertemuan dua lempeng ini menyebabkan patahan yang tidak beraturan.

Adapun wilayah rawan gempa di Maluku meliputi daerah bagian tenggara, yaitu Pulau Ambon, Pulau Seram dan Pulau Buru. Adapun pusat patahan di antaranya di laut Ambon dan Seram Bagian Barat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.