450 Korban Luka Gempa Aceh Ditampung di Dua Tenda RSUD Pidie - Kompas.com

450 Korban Luka Gempa Aceh Ditampung di Dua Tenda RSUD Pidie

Kompas.com - 07/12/2016, 15:11 WIB
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Warga yang terdampak gempa berada di pengungsian di Desa Kuta Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Aceh, Jumat (9/12/2016). Desa Kuta Pangwa adalah titik desa terparah dan menyebabkan puluhan rumah warga hancur dan memakan 15 orang dari 9 kepala keluarga.

PIDIE, KOMPAS.com – Sebanyak 450 korban luka-luka dari Pidie dan Pidie Jaya, Rabu (7/12/2016) dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Pidie.

Sebagian besar korban mengalami luka ringan dan lainnya mengalami luka berat.

Para korban luka ditampung di dua tenda di sekitar rumah sakit tersebut. Adapun ruang perawatan dikhususkan bagi korban yang harus menjalani dioperasi.

"Ada 50 orang yang sampai sore ini kami operasi. Dokter kami semuanya sudah siaga di rumah sakit," kata Direktur RSUD Pidie Riza Faisal kepada Kompas.com, Rabu siang.

Dia menyebutkan, pada umumnya korban mengalami patah tulang dan luka berat akibat tertimpa material bangunan yang roboh.

"Kalau korban jenis itu terpaksa kami operasi. Korban bisa jadi terus bertambah mengingat upaya evakuasi terus dilakukan," kata dia.

Dia menjelaskan, dari data sementara, korban mayoritas berasal dari Kabupaten Pidie Jaya.

Ia menyebutkan bahwa persediaan obat-obatan untuk hari ini mencukupi.

Saat ini tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh sedang dalam perjalanan ke Pidie untuk membawa tambahan obat-obatan.

Pantauan Kompas.com, puluhan aparat keamanan dari polisi dan TNI berjaga-jaga di area RSUD Pidie. Jalan lintas utama Medan-Banda Aceh tepat di depan rumah sakit itu juga dijaga oleh polisi.

Seluruh perawat dan tim dokter sibuk melayani pasien yang dirawat.

Gempa berkekuatan M 6,5 terjadi di Pidie Jaya pukul 05.30 WIB. Berdasarkan informasi yang didapat dari situs BMKG, pusat gempa berada pada 5,19 derajat Lintang Utara dan 96,36 derajat Bujur Timur pada kedalaman 10 km di timur laut Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorLaksono Hari Wiwoho

Close Ads X